Berita

Bakal calon presiden Ganjar Pranowo/Net

Politik

Gaji Guru Rp30 Juta Mimpi Ganjar di Siang Bolong

JUMAT, 22 SEPTEMBER 2023 | 11:29 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Janji politik bakal calon presiden (Bacapres) PDIP, Ganjar Pranowo soal gaji guru Rp30 juta dinilai tak realistis dan hanya angan-angan belaka.

Pengamat ekonomi, Bhima Yudhistira menjelaskan, gagasan Ganjar tersebut secara hitung-hitungan ekonomi Indonesia sulit terwujud.

"Janjinya Ganjar soal gaji guru Rp30 juta itu lebih absurd lagi, lebih mimpi lagi. Mimpi di siang bolong," ujar Bhima kepada Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (22/9).


Dia berpendapat, Ganjar tidak melihat masalah utama yang terjadi di dunia pendidikan. Soal nominal gaji minimum yang diumbar Ganjar, kata dia, bukan masalah utama bagi guru di Indonesia, melainkan lebih kepada kesejahteraan yang berkesinambungan.

"Harusnya bukan masalah nominal gaji, tapi yang harus dipastikan bagaimana setiap tahun ada peningkatan kesejahteraan, baik guru ASN maupun guru PPPK atau guru honorer," urainya.

Contoh konkret kebijakan yang dianggap lebih penting daripada standarisasi gaji hingga puluhan juta, adalah terkait jaminan sosial.

"Jadi misalkan, lebih banyak diangkat guru honorer menjadi guru ASN, atau diberikan standar tunjangan sebagai perlindungan sosial. Sehingga gap kesejahteraan ASN dan non-ASN semakin menyempit," tutup Bhima.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

Jawab Tantangan Digital, Bawaslu Jadikan Kampus Laboratorium Demokrasi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 05:54

DPD Ungkap Pola Investor ‘Berjudi’ Properti di Bali, Beli Aset Lalu Jual Lagi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 05:24

Denny Indrayana Cs Debat Sengit dengan KPU soal Verifikasi Data Calon

Kamis, 01 Oktober 2026 | 04:50

Nakhoda KM Virgo Transport 8 Langsung Ditahan Penyidik

Kamis, 01 Oktober 2026 | 04:20

Digagas di Era Purbaya, Wacana Insentif Motor Listrik Masih Belum Jelas

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:59

Saksi Denny Indrayana Ungkap Tak Ada Bahasa Verifikasi Faktual Dokumen Capres-cawapres

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:34

Sjafrie Sematkan Tanda Kehormatan ke Tentara Jepang yang Bantu Atasi Karhutla

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:09

Kader PDIP Berpotensi Jabat Wapres Jika Gibran Didiskualifikasi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:55

TNI Hormati Kejagung Imbas Penetapan Kolonel Budi Tersangka Korupsi MBG

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:42

Kemenperin Dukung Impor KRL Bekas dari Jepang, Ini Alasannya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:18

Selengkapnya