Berita

Mahfud MD/Net

Publika

Menakar Peluang Mahfud MD Dampingi Ganjar Pranowo

OLEH: AHMAD KHOIRUL UMAM*
KAMIS, 21 SEPTEMBER 2023 | 19:20 WIB

NAMA Mahfud MD berpotensi menjadi bakal cawapres potensial mendampingi Ganjar Pranowo. Jika dipasangkan dengan Ganjar, Mahfud MD bisa memberikan kontribusi pada beberapa aspek.

Pertama, penguatan elektoral dari basis Nahdliyin. Meskipun nama Mahfud MD pernah dipertanyakan level ke-NU-annya jelang Pilpres 2019 lalu, tapi Mahfud termasuk figur yang telaten dalam memelihara silaturahmi dengan para Kiai sepuh dan jaringan pesantren.

Kedekatan Mahfud dengan simpul-simpul kekuatan politik Nahdliyin itu bisa menghadirkan insentif elektoral dari basis santri Jawa dan Madura.


Dengan demikian, nama Mahfud MD berpeluang mengganjal target mesin politik PKB yang hendak mengkonsolidasikan basis pemilih Nahdliyin kepada elektabilitas Muhaimin Iskandar.

Kedua, Mahfud MD memiliki pengalaman paripurna dalam praktik pemerintahan. Ia sudah pernah menjalankan tugas negara di semua cabang kekuasaan trias politika, baik eksekutif sebagai menteri, legislatif sebagai anggota DPR RI, maupun yudikatif selaku ketua MK.

Bekal pengalaman itu bisa menguatkan narasi, argumen dan pilihan kebijakan dalam debat publik pasangan capres-cawapres ke depan, di mana swing voters dari kalangan menengah terdidik cukup dipengaruhi oleh kualitas argumen para kontestan.

Namun demikian, tantangan yang dihadapi Mahfud adalah ketiadaan dukungan partai politik, karena saat ini ia tidak berafiliasi pada partai politik. Namun Mahfud tetap bisa maju jika PDIP sendiri memberikan political guarantee atau jaminan politik dalam skema pencawapresannya.

Di sisi lain, besar kemungkinan basis pemilih loyal PPP bisa menerima nama Mahfud MD. Namun perlu diantisipasi dan diperhitungkan juga jika Sandiaga Uno yang saat ini menggunakan simbol PPP akhirnya benar-benar tidak diberi porsi dalam kontestasi pilpres ke depan.

PDIP harus bisa memastikan hal itu tidak berdampak pada loyalitas dan efektivitas mesin politik PPP terhadap ikhtiar politik pencapresan Ganjar Pranowo.

*Penulis adalah dosen ilmu politik Universitas Paramadina

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Koreksi Tata-Kelola MBG: Ekspektasi Publik dan Komitmen Presiden

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:56

Bank Dunia Soroti Penyusutan Jumlah Pekerja Kelas Menengah RI

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:30

Literasi Perpajakan Diharapkan jadi Jantung Kepercayaan Masyarakat

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:04

Menkomdigi: Aksi Damai dan Ruang Digital Sehat Harus Dijaga

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:40

Pesan Arief Budiman di Balik #SellIndonesia Lawan #SellSingapura

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:20

MUI Dorong Fatwa Perlindungan Al-Quds dari Upaya Yahudinisasi Israel

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:05

Pembelaan Terakhir John Field Cs: Kami Tidak Lari dan Hilangkan Bukti

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:41

Legislator PDIP Sebut Kenaikan BBM Ancam Daya Beli Kelas Menengah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:14

Golkar: Mahasiswa Punya Hak untuk Menyampaikan Pendapat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:52

Gagalkan Peredaran Ribuan Pil Terlarang, Satu Pengedar Ditangkap di Blora

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:27

Selengkapnya