Berita

Presiden China, Xi Jinping/Net

Dunia

Xi Jinping Bakal Modifikasi Al Quran Versi China

KAMIS, 21 SEPTEMBER 2023 | 10:32 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Kitab suci umat Muslim, Al Quran rencananya akan dimodifikasi pemerintah China dengan nilai-nilai Konghucu.

Menurut laporan Radio Free Asia (RFA), pembuatan Al Quran versi China merupakan bagian dari upaya sinifikasi terhadap Islam.

Sinifikasi (sinicize) adalah proses mengubah atau memodifikasi sesuatu sesuai dengan budaya China.


Cukup mengejutkan bahwa sinifikasi Islam di China disebut telah dirancang sejak 2018 oleh Institut Pusat Sosialisme China, bagian dari Kelompok Kerja Front Persatuan Partai Komunis.

Mereka menyusun rencana nasional 32 poin untuk sinifikasi masing-masing dari tiga agama monoteistik utama di China yakni Protestan, Katolik, dan Islam.

"Rencana ini ditargetkan berjalan dalam lima tahun ke depan," ungkap laporan tersebut.

Pemerintah China menilai bahwa beberapa wilayah telah dipenuhi oleh ideologi ekstremis dan mulai meniadakan ideologi tradisional khas China.

Itu mengapa, Partai Komunis China (PKC) ingin memperkuat pengaruh Tiongkok dengan membuat Al Quran dan Hadis dalam versi terjemahan baru.

Penafsiran ini sendiri merujuk pada koleksi terjemahan dan tulisan Islam Dinasti Qing dalam bahasa Mandarin yang dikenal sebagai Kitab Han.

Kitab Han adalah kumpulan teks Islam yang menggunakan konsep Konfusianisme untuk menjelaskan teologi Islam.

Xi Jinping, pertama kali menyinggung soal sinifikasi agama ini saat berpidato pada 2015. Dia kemudian menyebut upaya sinifikasi Islam secara spesifik pada 2017.

Islam di mata China memang dipandang sebagai ancaman. Kelompok Muslim seperti etnis Uighur dan Hui dilaporkan kerap mendapat tindakan penganiayaan dari pemerintah Beijing.

Laporan dari Deutsche Welle menyebut bahwa sejumlah Hui mengaku tidak dapat menjalankan kehidupan selayaknya Muslim. Tempat ibadah mereka dihancurkan dan mereka dipaksa mengikuti norma agama yang ditetapkan pemerintah.

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

UPDATE

Tom Holland dan Zendaya Bakal Rehat Setelah Spider-Man Brand New Day

Kamis, 06 Agustus 2026 | 19:52

IAW: Ada Dugaan Intervensi Kasus Dedi Congor

Kamis, 06 Agustus 2026 | 19:51

Sidang Perdana Praperadilan Febrie Adriansyah Digelar 18 Agustus

Kamis, 06 Agustus 2026 | 19:42

Prabowo Tinjau Deretan Inovasi BRIN, dari Air Minum Darurat hingga Teknologi Nuklir

Kamis, 06 Agustus 2026 | 19:35

Komisi III DPR Minta Polisi Ungkap Pemasok Senpi di Yayasan Sekolah Jaksel

Kamis, 06 Agustus 2026 | 19:28

Partisipasi Bermakna di Black Box Regulasi Kesehatan

Kamis, 06 Agustus 2026 | 19:15

Amplop Berisi 14 Ribu Dolar Singapura Memang Dikembalikan, tapi Isinya Berkurang

Kamis, 06 Agustus 2026 | 19:02

Prabowo Tekankan Pentingnya Sains dan Teknologi bagi Masa Depan Bangsa

Kamis, 06 Agustus 2026 | 18:54

Isu Pergantian Kapolri Bisa Merugikan Presiden jika Tidak Hati-Hati

Kamis, 06 Agustus 2026 | 18:53

Food Station Masih Andalkan Laba Bersih dari PSO

Kamis, 06 Agustus 2026 | 18:30

Selengkapnya