Berita

Anies Baswedan saat tampil di Kampus Universitas Gadjah Mada bersama Najwa Shihab/Ist

Politik

Anies Ingin Bangun Jalan Tol Berkeadilan

SELASA, 19 SEPTEMBER 2023 | 20:14 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Kebijakan pembangunan jalan tol harus memasukkan unsur keadilan, sehingga dapat dirasakan masyarakat di sekitar jalan tol.

Demikian komitmen yang disampaikan bakal calon presiden (Bacapres) Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP), Anies Baswedan, saat menjadi berbicara pada diskusi Mata Najwa, di Grha Sabha Pramana, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta, Selasa (19/9).

"Jalan tol yang sekarang dibangun lebarnya mungkin 80 meter, dia (pemerintah) membebaskan tanah rakyat, tanahnya dibeli, lalu rakyatnya pindah, pertanyaannya, bolehkah rakyat menyertakan tanahnya di situ?" Anies balik bertanya.


Bakal Capres yang diusung Partai Nasdem, PKS dan PKB, itu menilai, tanah-tanah yang ada di sekitar jalan tol seharusnya dimasukkan sebagai penyertaan modal.

Sehingga, ketika jalan tol menghasilkan keuntungan, maka keuntungan tidak hanya lari ke orang-orang yang ada di Jakarta, tapi juga dirasakan rakyat yang ada di sepanjang jalan tol.

"Sehingga, ketika tol itu dibangun, sampai kapanpun keuntungan dari jalan tol itu bisa diterima dan dirasakan manfaatnya oleh orang-orang yang punya tanah, yang di atasnya dibangun jalan tol," imbuh Anies.

"Rakyat dilewati jalan tol, dia bukan hanya penonton mobil-mobil orang Jakarta berlalu-lalang, tapi bisa merasakan keuntungan dari kegiatan investasi di jalan tol itu," tutup Anies.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Wacana Pileg 2029 Seperti Liga Sepak Bola Mencuat, Partai Baru Tarkam Dulu

Sabtu, 25 April 2026 | 01:54

Bahlil Bungkam soal Isu CPO dan Kenaikan Harga Minyakita

Sabtu, 25 April 2026 | 01:31

Yuddy Chrisnandi Ajak FDI Bangun Dapur MBG di Daerah Tertinggal

Sabtu, 25 April 2026 | 01:08

Optimalisasi Selat Malaka Harus Lewat Infrastruktur Maritim, Bukan Pungut Pajak

Sabtu, 25 April 2026 | 00:51

Kejari Jakbar Fasilitasi Isbat Nikah Massal bagi 26 Pasutri

Sabtu, 25 April 2026 | 00:30

Kemampuan Diplomasi Energi Bahlil Sering Diolok-olok Netizen

Sabtu, 25 April 2026 | 00:09

Kinerja Bareskrim Dinilai Makin Tajam Usai Bongkar Kasus Strategis

Jumat, 24 April 2026 | 23:58

Ketegasan dalam Peradilan Militer Menyangkut Keamanan Negara

Jumat, 24 April 2026 | 23:33

Kebijakan Bahlil Dicap Auto Pilot dan Sering Bahayakan Rakyat

Jumat, 24 April 2026 | 23:09

KPK Diminta Sita Aset Kalla Group Jika Gagal Bayar Proyek PLTA Poso

Jumat, 24 April 2026 | 22:48

Selengkapnya