Berita

Kepulauan Cát Bà di kota pelabuhan utara H?i Phong/Net

Dunia

UNESCO Tetapkan Teluk Ha Long Kepulauan Cat Ba di Vietnam sebagai Warisan Dunia

SELASA, 19 SEPTEMBER 2023 | 09:53 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Teluk Ha Long, Kepulauan Cat Ba, di utara Provinsi Quang Ninh, Vietnam, telah diakui sebagai warisan alam dunia.

Organisasi Pendidikan, Ilmu Pengetahuan, dan Kebudayaan Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNESCO) mengumumkan penambahan situs Vietnam itu ke dalam daftar warisan dunia pada sesi ke-45 Komite Warisan Dunia di Riyadh, Arab Saudi, pekan lalu.

Kepulauan Cat Ba yang terletak di kota pelabuhan utara Hai Phong adalah kepulauan batu kapur terbesar di Vietnam. Ia memiliki lebih dari 360 pulau, termasuk Pulau Cat Ba di selatan Teluk Ha Long.


Sebelumnya, UNESCO mengakui kepulauan ini sebagai cagar biosfer dunia.

Menurut Kementerian Kebudayaan, Olahraga dan Pariwisata, gugus kepulauan Teluk Ha Long, Kepulauan Cat Ba, memiliki keanekaragaman ekosistem pulau dan laut yang kaya.

Ini adalah rumah bagi berbagai hewan dan tumbuhan langka dan merupakan rumah bagi hutan laut terbesar di negara ini dengan luas lebih dari 17.000 hektar.

Kepulauan tersebut merupakan habitat bagi 4.910 spesies tumbuhan dan hewan di darat dan di laut, dimana 198 spesies termasuk dalam Daftar Merah Spesies Terancam Punah dari Persatuan Internasional untuk Konservasi Alam dan 51 spesies endemik.

Hutan purba yang memiliki luas sekitar 1.045,2 hektare di Kepulauan Cat Ba merupakan salah satu faktor penting yang menciptakan nilai ekologi dan keanekaragaman hayati warisan tersebut.

Secara khusus, Lutung Cat Ba (Trachypithecus poliocephalus) merupakan spesies langka yang termasuk dalam daftar hewan dengan risiko kepunahan tertinggi. Hingga saat ini, terdapat sekitar 60-70 individu yang hanya tersebar di Cat Ba.

Duta Besar Le Thi Hong Van, kepala Misi Tetap Vietnam untuk UNESCO, mengatakan bahwa pengakuan tersebut menegaskan apresiasi internasional atas keindahan warisan budaya dan upaya Vietnam untuk melindunginya.

Hal ini, katanya, merupakan kontribusi lain dari Vietnam terhadap tujuan pelestarian dan promosi nilai warisan yang dipromosikan UNESCO.

"Situs warisan dunia Vietnam yang diakui oleh UNESCO telah memberikan kontribusi penting terhadap pembangunan sosio-ekonomi lokal, serta perlindungan lingkungan, pertumbuhan hijau dan berkelanjutan," katanya Van.

Sebelumnya, Vietnam memiliki delapan situs warisan dunia yang diakui UNESCO, di antaranya Taman Nasional Phong Nha-Ke Bang di Provinsi Quang Binh, Kota Benteng Kekaisaran Hue di Provinsi Thua Thien Hue, Kota Kuno Hoi An dan Kota My Suaka Anak di Provinsi Quang Nam.

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

Kiprah Yadyn, Jaksa yang Antar Febrie Adriansyah ke KPK

Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:55

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

UPDATE

Iran Ancam Gunakan Segala Cara untuk Hadapi Agresi AS

Minggu, 02 Agustus 2026 | 16:01

Serangan Israel Luluhlantakkan Gudang Obat Rumah Sakit Gaza

Minggu, 02 Agustus 2026 | 15:25

GP Al-Washliyah Dukung Kapolri Jadikan Semangat Hoegeng Budaya Kerja Polri

Minggu, 02 Agustus 2026 | 15:12

Kemensos Terbitkan Kartu Penyandang Disabilitas Virtual

Minggu, 02 Agustus 2026 | 15:04

PM Thailand Dijadwalkan Kunjungi Indonesia pada 3-4 Agustus

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:45

Bea Cukai Bongkar Dua Kontainer Berisi 7,8 Juta Batang Rokok Ilegal di Sulsel

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:43

BRI Peduli Bantu Peternak Sapi Perah Malang Naik Kelas Lewat Klaster Unggulan

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:33

AS Terapkan Deposit Visa untuk 50 Negara hingga Rp360 Juta

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:22

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Berawal dari Keresahan, Rabundo Tembus Pasar Nasional Berkat Pendampingan BRI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:03

Selengkapnya