Berita

Presiden Vladimir Putin/Net

Dunia

Putin: Ekonomi Pulih, Rusia Berhasil Lewati Sanksi Barat

SELASA, 19 SEPTEMBER 2023 | 09:36 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Berbagai sanksi yang dijatuhkan negara-negara Barat selama perang Ukraina telah berhasil dilewati dengan baik oleh Rusia.

Berbicara pada pertemuan pemerintah mengenai rancangan anggaran federal untuk tahun 2024-2026 pada Senin (18/9), Presiden Vladimir Putin mengatakan itu dapat dilihat dari pencapaian PDB Rusia yang kembali berhasil mencapai tingkat sebelum penerapan sanksi AS.

“Secara umum, kami dapat mengatakan bahwa tahap pemulihan perekonomian Rusia telah selesai," kata Putin, seperti dikutip dari RT.


"Kami telah bertahan dari tekanan eksternal yang belum pernah terjadi sebelumnya, yaitu serangan gencar sanksi dari beberapa elit penguasa di blok Barat," ujarnya.

Putin mengatakan bahwa saat ini produk domestik bruto Rusia telah mencapai tingkat yang sama dengan tahun 2021, dan penting untuk menciptakan kondisi untuk pembangunan yang lebih stabil dan berjangka panjang.

"Pada April, pertumbuhan PDB diperkirakan sebesar 1,2 persen. Pada kenyataannya, kita telah melampaui target ini. Pada akhir tahun, pertumbuhan PDB mungkin mencapai level 2,5 persen, atau bahkan 2,8 persen," katanya.

Putin juga mendesak otoritas keuangan negara untuk mengambil langkah-langkah dalam upayanya memperkuat mata uang nasional.

“Salah satu permasalahan utama adalah terkait percepatan inflasi. Faktor utamanya jelas – ini adalah melemahnya rubel, dan kita perlu memahami dengan jelas penyebabnya dan mengambil keputusan tepat waktu tanpa penundaan," kata Putin.

Pemimpin Rusia itu mengumumkan bahwa pemerintah telah menyiapkan rancangan anggaran negara untuk tiga tahun ke depan, meski masih ada perbedaan pendapat dalam beberapa hal.

Untuk itu Putin meminta pemerintah segera menyelesaikan dokumen tersebut.

Populer

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Rismon Ajukan RJ Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Dokter Tifa: Perjuangan Memang Berat

Kamis, 12 Maret 2026 | 03:14

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Memalukan! Rismon Ajukan Restorative Justice

Kamis, 12 Maret 2026 | 02:07

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

UPDATE

Andrie Yunus Binaan Soleman Ponto

Senin, 23 Maret 2026 | 04:10

Yaqut Berpeluang Pengaruhi Saksi saat Jadi Tahanan Rumah

Senin, 23 Maret 2026 | 04:06

Ada Skenario Guncang Prabowo Lewat Dana George Soros

Senin, 23 Maret 2026 | 03:49

Pimpinan KPK Didesak Buka Suara soal Tekanan Politik terkait Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 03:13

Prabowo Telepon Erdogan-MBS saat Idulfitri

Senin, 23 Maret 2026 | 03:05

Yaqut Jadi Tahanan Rumah Benar Secara Aturan, tapi Cederai Rasa Keadilan

Senin, 23 Maret 2026 | 02:18

Kaum Flagelata dan Ekstremisme Religius di Tengah Krisis Abad Pertengahan Eropa

Senin, 23 Maret 2026 | 02:08

Alasan KPK soal Pengalihan Penahanan Yaqut Janggal

Senin, 23 Maret 2026 | 02:00

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Sahroni Kritik Polisi Slow Response Tanggapi Laporan Warga

Senin, 23 Maret 2026 | 01:22

Selengkapnya