Berita

Penandatangan Kontrak Payung Konsolidasi Pengadaan Logistik Pemilu 2024 Tahap 1 antara KPU RI dan LKPP/RMOL

Politik

Waktu Distribusi Mepet, KPU Kerja Sama LKPP Percepat Pengadaan Logistik

SENIN, 18 SEPTEMBER 2023 | 19:44 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Dibanding Pemilu 2019, waktu distribusi logistik Pemilu Serentak 2024 lebih sedikit. Komisi Pemilihan Umum (KPU) pun bekerja sama dengan Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) untuk mempercepat pengadaan.

Hal tersebut disampaikan Ketua KPU RI, Hasyim Asyari, usai Penandatanganan Kontrak Payung Konsolidasi Pengadaan Logistik Pemilu 2024 Tahap I dengan Kepala LKPP, Hendrar Prihadi, di Gedung LKPP, Setia Budi, Jakarta Selatan, Senin (18/9).

"Satu hal yang membedakan 2024 dengan yang sudah-sudah adalah, di tahun yang sama adalah Pemilu Serentak (dan Pilkada Serentak), dengan demikian KPU merencanakan yang rinci dan cermat, tak ada terlewat," ujar Hasyim.


Dia menjelaskan, kecepatan waktu pengadaan logistik erat kaitannya dengan bagaimana proses pendistribusian ke daerah-daerah termasuk di tempat pemungutan suara (TPS).

"Kalau pemunggutan suara tanggal 14 Febuari berarti harus ada kepastian H-1 surat suara sampai di TPS. Maka, kita hitung mundur dan untuk bisa naik cetak harus sudah ada kepastian," terangnya.

Hasyim yang sudah menjabat anggota KPU RI selama dua periode ini mengurai, waktu pengadaan logistik Pemilu 2024 lebih sedikit karena masa kampanye yang hanya 75 hari.

Waktu tersebut sangat pendek jika dibanding kampanye Pemilu 2019 lalu yang mencapai 263 hari.

"Artinya itu kelonggaran persiapan barang dan jasa terutama logistik lebih panjang dari masa pemilihan. Dan sekarang, (kampanye) Pemilu 2024 hanya 75 hari, itu hanya seperempatnya dari Pemilu 2019," urainya.

Oleh karena itu, Hasyim memastikan KPU harus berkonsultasi erat dengan pemerintah, dalam hal ini adalah LKPP, untuk penandatanganan kontrak Payung Logistik Pemilu 2024 tahap 1.

"Tadi sudah disampaikan Kepala LKPP bahwa persiapan itu adalah kotak surat, tinta, bilik suara, segel tercetak dan plastik. Setidaknya ini menunjukkan bahwa pemilu jalan, logistiknya sudah siap," pungkas Hasyim. 

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

UPDATE

Investasi Jakarta Tertinggi Nasional, Tumbuh 22,1 Persen

Rabu, 04 November 2026 | 00:34

Pemerintah Optimis Polri Bakal Bongkar Aktor Intelektual Penyadapan Presiden

Rabu, 04 November 2026 | 00:20

Geledah Pukul 03.20

Rabu, 04 November 2026 | 00:04

Peduli Karhutla, PKSS Salurkan Ribuan Masker dan Susu Steril

Selasa, 03 November 2026 | 23:43

Listyo Sigit Cs Salah Pilih Lawan, Akhirnya Masuk Penjara

Selasa, 03 November 2026 | 23:22

WNA China Praperadilkan BNN di PN Jaktim terkait Narkoba

Selasa, 03 November 2026 | 23:00

Ditanya soal Gibran Ikut Disadap, Yusril: Wallahu A'lam bish-Shawab

Selasa, 03 November 2026 | 22:45

TEI 2026 jadi Pintu Ekspor Produk Sawit dan Pangan Indonesia

Selasa, 03 November 2026 | 22:32

Ini Kronologi Penyadapan Prabowo oleh Listyo Sigit Dkk

Selasa, 03 November 2026 | 22:29

Prabowo Bekali 400 Calon Pemimpin BUMN dengan Nilai Integritas dan Nasionalisme

Selasa, 03 November 2026 | 22:13

Selengkapnya