Berita

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Budisatrio Djiwandono/RMOL

Politik

Gerindra Berharap Demokrat Segera Umumkan Resmi Gabung KIM

MINGGU, 17 SEPTEMBER 2023 | 20:20 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Partai Gerindra berharap Partai Demokrat mengumumkan atau mendeklarasikan secara resmi kepada publik, terkait bergabung dengan Koalisi Indonesia Maju (KIM) dan mendukung Prabowo Subianto di Pilpres 2024.

Wakil Ketua Umum (Waketum) Partai Gerindra, Budisatrio Djiwandono, mengatakan, pertemuan KIM dengan pimpinan Partai Demokrat yang terdiri dari Ketua Majelis Tinggi, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), dan Ketum, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), penuh kekeluargaan.

"Pak SBY dan mas AHY menyampaikan beberapa hal, dan itu silaturahmi kebangsaan. Intinya beberapa hari lalu Pak prabowo bertemu Pak SBY di Cikeas, dan hari ini kunjungan balasan," kata Budi, kepada wartawan, di depan kediaman Prabowo, Padepokan Garuda Yaksa, Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Minggu malam (17/9).


Menurutnya, komunikasi KIM dengan petinggi Demokrat sangat intens dan banyak pembahasan. Untuk itu pihaknya berharap pada saatnya Demokrat mengumumkan atau mendeklarasikan secara resmi di hadapan publik.

Saat ditanya apakah pengumuman dari Demokrat akan disampaikan pada Rapimnas Demokrat, Kamis depan, Gerindra masih menunggu undangan secara resmi.

"Kami tunggu undangan resmi dari Demokrat. Tadi disepakati akan terus komunikasi. Semoga dalam waktu dekat kami bersama-sama lagi, apakah itu di forum Rapim, kami tunggu kabar selanjutnya," pungkas Budi.

Pertemuan petinggi KIM dengan elit Demokrat berlangsung sekitar 2,5 jam sejak pukul 16.05 hingga pukul 18.37 WIB. Pertemuan itu juga dihadiri Ketum Partai Golkar Airlangga Hartarto, Ketum PAN Zulkifli Hasan, dan para petinggi Parpol pendukung lainnya.

Hadir juga Ketua Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) Wiranto dan mantan anggota Wantimpres Agum Gumelar.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Pramono Klaim 96 Persen Warga Ingin CFD Rasuna Said Berlanjut

Minggu, 07 Juni 2026 | 10:20

Garuda Institute Minta BGN Utamakan Kualitas daripada Kuantitas

Minggu, 07 Juni 2026 | 10:12

Balas Serangan AS, Iran Gempur Pangkalan Bahrain dan Kuwait

Minggu, 07 Juni 2026 | 09:58

Ditjenpas Benahi Overkapasitas dan Tingkatkan Keamanan Lapas

Minggu, 07 Juni 2026 | 09:54

Paus Leo XIV Sebut Perang AS-Iran Tidak Adil

Minggu, 07 Juni 2026 | 09:11

Bukan Sekadar Ganti Pejabat, Reshuffle Kabinet Harus Pulihkan Ekonomi

Minggu, 07 Juni 2026 | 09:00

Bupati Pati Sudewo Ditahan di Rutan Semarang Jelang Sidang Dua Perkara

Minggu, 07 Juni 2026 | 08:56

Suhud Alynudin Akan Dilantik Jadi Ketua DPRD DKI Senin Besok

Minggu, 07 Juni 2026 | 08:27

Koperasi Didorong Masuk Ekosistem Industri Gula

Minggu, 07 Juni 2026 | 08:02

Gus Salam Serap Aspirasi Nahdliyin Sulsel Jelang Muktamar NU

Minggu, 07 Juni 2026 | 07:52

Selengkapnya