Berita

Tersangka kasus kepemilikan senjata api ilegal, Dito Mahendra/Net

Hukum

Diduga Punya Bekingan, IPW Dorong Kasus Dito Mahendra Dibuka Transparan

SABTU, 16 SEPTEMBER 2023 | 15:32 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Kasus kepemilikan senjata api ilegal yang menjerat Mahendra Dito Sampurno atau Dito Mahendra harus diusut tuntas, termasuk kabar adanya oknum aparat hukum yang terlibat.

Ketua Indonesia Police Watch (IPW), Sugeng Teguh Santoso berujar, pihaknya mendengar ada oknum aparat kepolisian yang diduga membekingi kepemilikan senjata api Dito Mahendra.

Rumor inilah yang perlu diluruskan pihak berwenang, khususnya Bareskrim Polri yang menangani kasus mantan kekasih penyanyi Nindy Ayunda ini.


"Mengenai dugaan ada oknum yang membekingi Dito Mahendra, Bareskrim harus memastikan apakah itu benar atau tidak," kata Ketua Indonesia Police Watch (IPW) Sugeng Teguh Santoso dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (16/9).

Bagi IPW, transaparansi penegak hukum wajib dilakukan agar menghindari spekulasi yang makin liar di publik.

Meski begitu, Sugeng memberikan apresiasi kepada Direktur Tindak Pidana Umum (Dirtipidum) Bareskrim Polri, Brigjen Djuhandhani Rahardjo Puro yang berhasil menangkap Dito Mahendra setelah buron.

"Saya mengapresiasi keberhasilan Pak Djuhandhani menangkap Dito Mahendra," pungkasnya.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

UPDATE

Prabowo Desak Bos Batu Bara dan Sawit Dahulukan Pasar Domestik

Sabtu, 14 Maret 2026 | 00:10

Polisi Harus Ungkap Pelaku Serangan Brutal terhadap Aktivis KontraS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 00:10

Aparat Diminta Gercep Usut Penyiraman Air Keras terhadap Pembela HAM

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:55

Prabowo Ingatkan Pejabat: Open House Lebaran Jangan Terlalu Mewah

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:55

Bahlil Tepis Isu Batu Bara PLTU Menipis, Stok Rata-rata Masih 14 Hari

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:38

Purbaya Lapor Prabowo Banyak Ekonom Aneh yang Sebut RI Resesi

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:32

Kekerasan Terhadap Pembela HAM Ancaman Nyata bagi Demokrasi

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:12

Setengah Penduduk RI Diperkirakan Mudik Lebaran 2026

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:07

Mentan: Cadangan Beras Hampir Lima Juta Ton, Cukup Hingga Akhir Tahun

Jumat, 13 Maret 2026 | 22:48

Komisi III DPR Minta Dalang Penyerangan Air Keras Aktivis KontraS Dibongkar

Jumat, 13 Maret 2026 | 22:32

Selengkapnya