Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

G7 akan Melarang Impor Berlian Rusia

SABTU, 16 SEPTEMBER 2023 | 14:41 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Setelah lebih dari satu tahun menimbang, negara-negara anggota Kelompok Tujuh (G7) dilaporkan akan segera menyetujui embargo impor berlian Rusia dalam dua hingga tiga minggu ke depan.

RT melaporkan, seorang pejabat pemerintah Belgia mengatakan pada Jumat (15/9) bahwa peraturan tersebut akan mulai berlaku pada 1 Januari 2024, termasuk memberlakukan larangan langsung terhadap pembelian, serta embargo tidak langsung yang akan diterapkan secara bertahap.

Upaya untuk memberikan sanksi terhadap berlian Rusia telah lama mendapat perlawanan dari importir permata besar seperti Belgia, yang merupakan rumah bagi pusat perdagangan berlian terbesar di dunia di Antwerp. Sekitar 85 persen berlian kasar dunia melewati Antwerpen dalam perjalanannya ke konsumen.


Pihak berwenang Belgia sebelumnya berpendapat bahwa menjatuhkan sanksi tanpa membangun sistem global untuk melacak permata tersebut tidak ada gunanya, karena perdagangan akan beralih ke pasar lain seperti India dan China.

Pada bulan Mei, para pemimpin G7 berjanji untuk membatasi perdagangan berlian yang ditambang, diproses, atau diproduksi di Rusia sebagai upaya  mengurangi pendapatan Moskow. Mereka juga mengklaim kan membatasi perdagangan berlian Rusia senilai 4,5 miliar dolar AS dengan menggunakan metode termasuk penelusuran teknologi tinggi.

G7 beranggotakan negara-negara maju yang meliputi Amerika Serikat, Italia, Inggris, Prancis, Jepang, Kanada, dan Jerman.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Pelaku Kekerasan Seksual di Gili Trawangan Dibekuk di Bali

Rabu, 29 April 2026 | 16:19

Tak Terlantar Lagi, Keluarga Pasien RSUD Banggai Laut Bisa Pakai Rumah Singgah

Rabu, 29 April 2026 | 16:10

KPK Ungkap Ada yang Ngaku-ngaku Bisa Atur Kasus Bea Cukai

Rabu, 29 April 2026 | 16:09

Update Laka KA di Bekasi Timur: 15 Meninggal, 91 Luka-luka

Rabu, 29 April 2026 | 16:05

Anggota DPRD Jabar Bongkar Dugaan “Mahasiswa Gaib” di Kampus

Rabu, 29 April 2026 | 15:56

PLN Perkuat Posisi Indonesia sebagai Pusat Pertumbuhan Ekonomi Digital

Rabu, 29 April 2026 | 15:44

5 Kg Sabu Gagal Dikirim ke Solo dari Malaysia

Rabu, 29 April 2026 | 15:42

Kemenhaj Gerak Cepat Tangani Kecelakaan Bus Jemaah Haji di Madinah

Rabu, 29 April 2026 | 15:37

PT KAI Harus Perkuat Sistem Peringatan Dini untuk Cegah Kecelakaan

Rabu, 29 April 2026 | 15:27

Prabowo Tegaskan RI Negara Paling Aman: yang Mau Kabur, Kabur Aja!

Rabu, 29 April 2026 | 15:25

Selengkapnya