Berita

Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara saat mengisi Seminar Nasional Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) di Bengkulu pada Jumat, 15 September 2023/Youtube

Bisnis

Wamenkeu RI Dorong Tiga Hal Penting untuk Transformasi Ekonomi Indonesia

SABTU, 16 SEPTEMBER 2023 | 11:39 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Hadir sebagai panelis di Seminar Nasional Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) di Bengkulu pada Jumat (15/9), Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara memaparkan tiga hal penting yang perlu diperhatikan dalam upaya memajukan perekonomian Indonesia.

Hal pertama ialah hilirisasi. Menurutnya sumber daya alam adalah tonggak utama dalam transformasi ekonomi Indonesia.

Oleh sebab itu ia mendorong hilirisasi pada pengolahan sumber daya alam secara lebih lanjut di dalam negeri sehingga menciptakan nilai tambah.


"Ini sudah kita lakukan beberapa tahun terakhir, dan kita berharap kita teruskan ke depan. Kita ingin sarjana ekonomi semua satu pemikiran. Kita dorong hilirisasi,” ujar Wamenkeu.

Kedua, digitalisasi. Tidak sekadar perubahan manual ke elektronik, digitalisasi yang dimaksud Nazara adalah kemajuan pada kecerdasan buatan (AI).

"Masa depan kita digitalisasi, bahkan mengarah kepada intelegensia buatan, artinya dunia digital yang bisa memberi rekomendasi dan bisa berpikir sendiri,” kata Nazara.

Terakhir adalah sustainabilitas yang berkaitan dengan transformasi menuju ekonomi hijau Indonesia.

Wamenkeu mengatakan, Indonesia telah berkontribusi secara global mengurangi emisi CO2 dengan target pengurangan 29 persen hingga 31,89 persen dengan usaha sendiri, atau 41 persen bahkan hingga 43,2 persen melalui dukungan internasional.

"Untuk mendeliver itu kita akan melakukan semua yang diperlukan termasuk melakukan transisi energi,” tambahnya.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Sekolah Rakyat dan Investasi Penghapusan Kemiskinan Ekstrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:03

Agenda Danantara Berpotensi Bawa Indonesia Menuju Sentralisme

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:45

JMSI Siap Perkuat Peran Media Daerah Garap Potensi Ekonomi Biru

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:34

PP Himmah Temui Menhut: Para Mafia Hutan Harus Ditindak Tegas!

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:29

Rezim Perdagangan dan Industri Perlu Dirombak

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:15

GMPG Pertanyakan Penanganan Hukum Kasus Pesta Rakyat Garut

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:02

Roy Suryo Ogah Ikuti Langkah Eggi dan Damai Temui Jokowi

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:00

GMNI: Bencana adalah Hasil dari Pilihan Kebijakan

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:42

Pakar Hukum: Korupsi Merusak Demokrasi Hingga Hak Asasi Masyarakat

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:28

DPR Setujui Anggaran 2026 Komnas HAM Rp112 miliar

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:26

Selengkapnya