Berita

Ketua Forum Masyarakat Peduli Parlemen Indonesia (Formappi), Lucius Karus/Net

Politik

Formappi Ajak Masyarakat Awasi Kinerja Pj Kepala Daerah

JUMAT, 15 SEPTEMBER 2023 | 18:16 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Masyarakat diimbau ikut mengawasi penunjukan Penjabat (Pj) kepala daerah, baik gubernur, wali kota, maupun bupati, di tahun politik seperti saat ini.

Pasalnya, penunjukan Pj kepala daerah rawan titipan partai politik dan para kandidat bakal Capres yang bakal berlaga di Pilpres 2024.

Ketua Forum Masyarakat Peduli Parlemen Indonesia (Formappi), Lucius Karus, menyuarakan kekhawatirannya.Sebab itu, meski masyarakat memiliki keterbatasan dalam pengawasan, sebaiknya ikut memantau proses itu. Terlebih keputusan akhir ditentukan presiden.


“Nggak banyak sih yang bisa dilakukan masyarakat terkait pengangkatan Pj gubernur dan bupati/walikota, selain memonitor,” kata Lucius, kepada Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (15/9).

Menurut dia, meski ada keterlibatan DPRD dalam menyampaikan usulan, namun seringkali terasa hanya gimmick. Akhirnya presiden yang memiliki keputusan akhir.

“Jadi, saya kira sistem rekrutmen Pj yang memberikan kuasa penuh pada presiden untuk menentukan figur, tak memungkinkan partisipasi publik berjalan,” katanya.

Menurutnya, sistem rekrutmen Pj yang memberi wewenang penuh kepada presiden dapat menghambat partisipasi publik. Dalam banyak kasus, masukan atau usulan dari publik seringkali diabaikan.

Karena itu, kata Lucius, kontrol terus menerus dari masyarakat dan mendorong evaluasi terhadap kinerja Pj dalam menjalankan tugasnya menjadi hal yang paling dapat dilakukan.

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Sopir BYD Penyebab Tabrakan Beruntun di Jaksel jadi Tersangka

Senin, 26 Oktober 2026 | 05:52

Asuransi Tugu Pratama Indonesia Digugat Rp3,51 Miliar ke PN Jaksel

Senin, 26 Oktober 2026 | 05:27

Sukseskan Kemandirian Pangan, Petani Adat Wanam Butuh Pendampingan

Senin, 26 Oktober 2026 | 05:10

DPO Illegal Tapping Pertamina EP Jambi Sukses Diringkus Berkat Sinergitas

Senin, 26 Oktober 2026 | 04:50

TNI Kirim 4,6 Ton Dry Ice ke Banjarmasin dan Palembang Sukseskan OMC Akhiri Karhutla

Senin, 26 Oktober 2026 | 04:25

Refleksi Kisah Nabi Musa AS dan Fir'aun dalam 2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran

Senin, 26 Oktober 2026 | 03:34

Walkot Bandung Kedepankan Koordinasi Sikapi Bentrokan Berdarah Pasar Caringin

Senin, 26 Oktober 2026 | 03:14

Startup Binaan IPB Raih Potensi Kerja Sama Rp1 Miliar Tembus Pasar Oman

Senin, 26 Oktober 2026 | 02:47

Dari Nasionalisme ke Tata Kelola dan Reformasi Pasar Modal Indonesia

Senin, 26 Oktober 2026 | 02:17

Boris Tampubolon Beri Tiga Alasan Pasal Kerugian Negara Harus Direvisi

Senin, 26 Oktober 2026 | 01:43

Selengkapnya