Berita

Warga Haiti di Dajabn, Republik Dominika, sebelum melintasi perbatasan ke Haiti, Kamis, 14 September 2023/Net

Dunia

Perbatasan Dominika Ditutup, Ratusan Warga Haiti Terpaksa Kembali ke Rumah

JUMAT, 15 SEPTEMBER 2023 | 11:37 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Penutupan total perbatasan Republik Dominika telah memaksa ratusan warga Haiti kembali ke negaranya pada Kamis (14/9).

Setelah pengumuman resmi dikeluarkan Presiden Republik Dominika Luis Abinader, penutupan perbatasan dengan Haiti akan dimulai pada Jumat (15/9) pukul 6 pagi waktu setempat.

Penutupan perbatasan akan mencakup semua jalur darat, laut dan udara. Dominika akan mengerahkan 20 kendaraan lapis baja lagi ke kamp militer di perbatasan.


Warga yang dideportasi dan keluarga yang ingin kembali berjalan melalui gerbang perbatasan yang masih dibuka menuju di Ouanaminthe.

"Ratusan warga Haiti kembali dari Republik Dominika setelah Presiden Dominika mengumumkan penutupan total perbatasan," ungkap Reuters dalam laporannya.

Menurut penuturan Direktur Kantor Migrasi Nasional di Ouanaminthe, Harold Estimable, sekitar 250 hingga 300 warga Haiti tiba dari Republik Dominika dalam kondisi yang sangat buruk. Bahkan, PBB pernah mengecam Dominika karena mendeportasi paksa perempuan Haiti yang sedang hamil maupun melahirkan ke negaranya.

Republik Dominika telah memperketat keamanan perbatasan di tengah memburuknya perang antar geng di Haiti.

Mereka mengancam akan menutup perbatasan dengan Haiti sejak pekan lalu, jika konstruksi di Sungai Massacre tetap diteruskan.

Menurut Dominika, pembangunan itu telah melanggar perjanjian di tahun 1929. Tetapi Haiti mengatakan bahwa mereka punya hak untuk mengeksploitasi sumber daya alamnya sendiri.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

UPDATE

Prabowo Desak Bos Batu Bara dan Sawit Dahulukan Pasar Domestik

Sabtu, 14 Maret 2026 | 00:10

Polisi Harus Ungkap Pelaku Serangan Brutal terhadap Aktivis KontraS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 00:10

Aparat Diminta Gercep Usut Penyiraman Air Keras terhadap Pembela HAM

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:55

Prabowo Ingatkan Pejabat: Open House Lebaran Jangan Terlalu Mewah

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:55

Bahlil Tepis Isu Batu Bara PLTU Menipis, Stok Rata-rata Masih 14 Hari

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:38

Purbaya Lapor Prabowo Banyak Ekonom Aneh yang Sebut RI Resesi

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:32

Kekerasan Terhadap Pembela HAM Ancaman Nyata bagi Demokrasi

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:12

Setengah Penduduk RI Diperkirakan Mudik Lebaran 2026

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:07

Mentan: Cadangan Beras Hampir Lima Juta Ton, Cukup Hingga Akhir Tahun

Jumat, 13 Maret 2026 | 22:48

Komisi III DPR Minta Dalang Penyerangan Air Keras Aktivis KontraS Dibongkar

Jumat, 13 Maret 2026 | 22:32

Selengkapnya