Berita

Bank Sentral Eropa/Net

Bisnis

Bank Sentral Eropa Menaikkan Suku Bunga ke Level Tertinggi Sepanjang Masa

JUMAT, 15 SEPTEMBER 2023 | 09:33 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Bank Sentral Eropa (ECB) pada Kamis (14/9) menaikkan suku bunga utamanya ke rekor tertinggi sepanjang masa.

Ini seperti isyarat bahwa hal ini kemungkinan akan menjadi langkah terakhirnya dalam perjuangan selama lebih dari setahun melawan inflasi yang sangat tinggi.

Keputusan ECB untuk menaikkan suku bunga deposito untuk ke-10 kalinya berturut-turut, sebesar 25 basis poin menjadi 4 persen, terjadi ketika para pejabat memangkas perkiraan pertumbuhan ekonomi zona euro. Naik drastis dari minus 0,5 persen dibandingkan tahun lalu dan merupakan yang tertinggi sejak euro didirikan pada tahun 1999.


Euro jatuh ke level terendah dalam tiga bulan terhadap dolar setelah keputusan dewan pemerintahan ECB di Frankfurt pada Kamis. Pada perdagangan sore hari, mata uang tersebut turun 0,6 persen menjadi 1,0667 dolar AS.

Imbal hasil obligasi Jerman dua tahun yang sensitif terhadap suku bunga, yang dipandang sebagai patokan untuk zona euro, turun 0,01 poin persentase menjadi 3,16 persen. 

Para ekonom berpendapat, bank-bank sentral besar sudah mendekati akhir kenaikan suku bunga mereka karena inflasi menurun.

Federal Reserve AS dan Bank of England keduanya akan bertemu minggu depan. Para analis berpendapat bahwa The Fed kemungkinan akan mempertahankan suku bunganya meskipun inflasi AS meningkat lebih dari perkiraan pada bulan Agustus, sementara BoE dipandang lebih mungkin untuk menaikkan suku bunga karena inflasi Inggris masih jauh di atas targetnya.

ECB mengisyaratkan bahwa biaya pinjaman zona euro telah mencapai puncaknya.

Langkah pada Kamis berarti “suku bunga telah mencapai tingkat yang, jika dipertahankan dalam jangka waktu yang cukup lama, akan memberikan kontribusi besar terhadap kembalinya inflasi tepat waktu pada target [2 persen].”

Langkah ini membawa suku bunga deposito ECB melampaui rekor tertinggi sebelumnya pada tahun 2001, ketika penentu suku bunga menaikkan biaya pinjaman untuk meningkatkan nilai euro yang baru diluncurkan.

Presiden ECB, Christine Lagarde, menekankan pernyataan resmi mengenai dampak “substansial” dari suku bunga saat ini terhadap inflasi. Para pembuat kebijakan akan terus mengandalkan data yang tersedia.

Namun, sebagai peringatan terhadap pernyataan yang bersifat dovish tersebut, ia menambahkan bahwa penentu suku bunga “tidak dapat mengatakan bahwa saat ini kita berada pada puncaknya”.

Populer

Raksasa Telekomunikasi Ini Bakal Dibubarkan Danantara

Senin, 25 Mei 2026 | 08:33

PT PMM Keberatan 15 Kontainer Mineral Ekspor Dibongkar Aparat

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:43

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

PT DSI Resmi jadi BUMN dan Siap Buka Rekrutmen

Senin, 25 Mei 2026 | 23:14

Cegah Kabur, Segera Eksekusi Razman Nasution!

Kamis, 21 Mei 2026 | 05:04

40 Warga Binaan Sumsel Dipindah ke Nusakambangan

Jumat, 22 Mei 2026 | 22:33

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

UPDATE

Kaharuddin Djenod Kembali Pimpin PT PAL Indonesia

Rabu, 27 Mei 2026 | 03:50

Nusron Bersama Wamenhan dan KSAU Bahas Penataan Aset Pertanahan TNI AU

Rabu, 27 Mei 2026 | 03:27

Gatot Nurmantyo Berharap Presiden Keluarkan Dekrit Sesuai Amanat AD/ART Gerindra

Rabu, 27 Mei 2026 | 02:59

Anies Baswedan dan Suara Kentongan

Rabu, 27 Mei 2026 | 02:35

Rocky Gerung: Eksaminasi Putusan Kerry Riza Uji Cara Berpikir Penegak Hukum

Rabu, 27 Mei 2026 | 02:12

Wali Kota Agustina Gelar Nobar Dukung Celyna Grace di Indonesian Idol Season XIV

Rabu, 27 Mei 2026 | 01:54

UUD 2002 Berhasil Bikin Kekayaan Indonesia Dirampok Besar-besaran

Rabu, 27 Mei 2026 | 01:31

PT PAL Indonesia Bukukan Kenaikan Laba Bersih Sebesar 108,58 Persen

Rabu, 27 Mei 2026 | 01:13

Keterwakilan 30 Persen Perempuan Jangan Cuma Formalitas bagi Parpol

Rabu, 27 Mei 2026 | 00:47

Pasal Kerugian Negara Dianggap Tidak Efektif Berantas Korupsi

Rabu, 27 Mei 2026 | 00:25

Selengkapnya