Berita

Dirlantas Polda Metro Jaya, Kombes Latif Usman/RMOL

Presisi

Video Polisi Memaki Pengendara Motor Viral, Dirlantas Polda Metro Jaya Minta Maaf

KAMIS, 14 SEPTEMBER 2023 | 22:16 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Sebuah video viral di media sosial, menayangkan seorang anggota polisi lalu lintas spontan memaki pengendara motor, karena melanggar rambu.

"Saya antar sebentar, saya balik lagi," kata pengendara motor di video itu sembari berusaha tetap menjalankan kendaraannya, padahal sudah dihentikan polisi.

Begitu berhasil dihentikan, anggota polisi dari satuan lalu lintas itu sontak menanyakan kelengkapan surat, sembari mengumpat.


"SIM-mu ada? Mana sini gue patahin entar. M****t lu dari tadi lu," ucap petugas yang merupakan anggota Polisi Lalu Lintas Polda Metro Jaya, bernama Aipda Abdullah.

Dia pun memaki pengendara motor yang kedapatan melanggar lalu lintas di Jalan Cikini Raya, Menteng, Jakarta Pusat, pada Selasa (12/9).

Dijelaskan, saat itu Aipda Abdullah tengah bertugas mengatur lalu lintas, dia melihat seorang pengendara melanggar. Bukannya menepi, pemotor itu justru berusaha tetap jalan.

"Jadi, ada pelanggar yang hendak menerobos lampu merah, tapi belum sampai, sudah melewati garis setop. Makanya dihentikan oleh Abdullah ini. Setelah dihentikan, memang ada pelanggaran lain," kata Dirlantas Polda Metro Jaya, Kombes Latif Usman, kepada wartawan, di Polda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (14/9).

Diakui, ada perdebatan antara pelanggar dan Abdullah. Namun Aipda Abdullah kini mengakui perbuatannya, dan menyesal.

"Terus terang, kami mohon maaf, anggota khilaf mengucapkan hal-hal yang memang tidak pantas," kata Latif Usman.

Menurut dia, perbuatan anggotanya jelas salah. Saat ini pihaknya tengah mencari keberadaan pengendara motor itu.

"Tentunya, masyarakat tetap harus mendapat perlakuan sebaik mungkin, walau melakukan pelanggaran," kata Latif.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Jamaika Nilai Otonomi Sahara Maroko Solusi Paling Layak Ditempuh

Jumat, 25 September 2026 | 10:16

Dibayangi Ketidakpastian Global, Rupiah Dekati Rp18.000 per Dolar AS

Jumat, 25 September 2026 | 10:15

Wacana Pileg dan Pilpres Dipisah, Pengamat Ingatkan Konsekuensi Konstitusional

Jumat, 25 September 2026 | 10:06

KPK Telusuri Aset TPPU Milik Walikota Madiun Maidi, Periksa Sejumlah Saksi

Jumat, 25 September 2026 | 09:58

Syahganda Nazar Gunduli Kepala dan Umrah Jika Gibran Didiskualifikasi MK

Jumat, 25 September 2026 | 09:50

Impor Produk Halal Capai 31 Miliar Dolar AS, Indonesia Kejar Pasar Global

Jumat, 25 September 2026 | 09:48

IHSG Kembali Menguat, Tembus Level 6.300

Jumat, 25 September 2026 | 09:34

Gibran Masih Bocil, Lebih Cocok Jadi Camat Ketimbang Wakil Presiden

Jumat, 25 September 2026 | 09:30

Prabowo Bangga Indonesia Raih Emas Pertama di Asian Games 2026

Jumat, 25 September 2026 | 09:28

Bertemu Trump, Xi Jinping Ingatkan Bahaya Jebakan Thucydides

Jumat, 25 September 2026 | 09:00

Selengkapnya