Berita

Kasubi/Net

Dunia

UNESCO Hapus Makam Raja-raja Uganda dari Daftar Warisan Budaya Terancam Punah

RABU, 13 SEPTEMBER 2023 | 20:20 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Kasubi, rumah bagi makam para penguasa Buganda, kerajaan tradisional Uganda selatan telah dihapus UNESCO dari daftar Warisan Dunia dalam Bahaya.

Mengutip African News pada Rabu (13/9), kompleks makam raja Uganda itu terletak di kota Kampala dan terdaftar sebagai Situs Warisan Dunia di UNESCO sejak tahun 2001.

Namun pada Maret 2010, situs itu sempat rusak parah akibat insiden kebakaran.


Bangunan utama, yang dikenal sebagai Muzibu-Azaala-Mpanga, yang menampung makam empat "kabaka" (raja) Buganda ikut hancur dalam kebakaran tersebut.

Melalui program rekonstruksi yang dilakukan dengan bantuan pendanaan internasional, situs makam Raja Uganda berhasil diperbaiki dan selesai pada Musim panas tahun ini.

Direktur Jenderal UNESCO, Audrey Azoulay mengatakan bahwa kompleks Muzibu-Azaala-Mpanga telah kembali ke kondisi semula dan terselamatkan dari kepunahan.

"Ini adalah kabar baik bagi seluruh komunitas internasional," ujar Azoulay dalam pertemuan Komite Warisan Dunia di Riyadh.

Dalam website UNESCO disebutkan bahwa istana "kabaka" telah dibangun pada tahun 1882 dan diubah menjadi kuburan kerajaan pada tahun 1884.

Bangunan itu memiliki arsitektur yang luar biasa dari abad ke-13. Tetapi kebakaran 13 tahun lalu telah menyebabkan kegaduhan di kalangan Baganda, warga raja Buganda dan salah satu kelompok etnis utama Uganda.

Terlebih saat itu hubungan antara pemerintah dan Baganda menegang menyusul larangan perjalanan yang diberlakukan terhadap raja mereka pada bulan September 2009.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

UPDATE

Prabowo Desak Bos Batu Bara dan Sawit Dahulukan Pasar Domestik

Sabtu, 14 Maret 2026 | 00:10

Polisi Harus Ungkap Pelaku Serangan Brutal terhadap Aktivis KontraS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 00:10

Aparat Diminta Gercep Usut Penyiraman Air Keras terhadap Pembela HAM

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:55

Prabowo Ingatkan Pejabat: Open House Lebaran Jangan Terlalu Mewah

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:55

Bahlil Tepis Isu Batu Bara PLTU Menipis, Stok Rata-rata Masih 14 Hari

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:38

Purbaya Lapor Prabowo Banyak Ekonom Aneh yang Sebut RI Resesi

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:32

Kekerasan Terhadap Pembela HAM Ancaman Nyata bagi Demokrasi

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:12

Setengah Penduduk RI Diperkirakan Mudik Lebaran 2026

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:07

Mentan: Cadangan Beras Hampir Lima Juta Ton, Cukup Hingga Akhir Tahun

Jumat, 13 Maret 2026 | 22:48

Komisi III DPR Minta Dalang Penyerangan Air Keras Aktivis KontraS Dibongkar

Jumat, 13 Maret 2026 | 22:32

Selengkapnya