Berita

Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) DPP PDIP Bambang Wuryanto/RMOL

Politik

Wacana Demokrat Merapat ke Koalisi Ganjar, PDIP: Kemungkinan Selalu Bisa Terjadi

RABU, 13 SEPTEMBER 2023 | 18:23 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

DPP PDI Perjuangan (PDIP) merespon wacana pertemuan Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dengan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.

Peluang partai pimpinan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) merapat ke kubu koalisi partai pendukung bakal Capres Ganjar Pranowo terus terbuka.

Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) DPP PDIP Bambang Wuryanto alias Bambang Pacul mengatakan dalam politik segala kemungkinan bisa saja terjadi.


“Dalam politik itu kemungkinan selalu bisa terjadi. Seni menciptakan kemungkinan itu keahlian para politisi. Jadi apakah tertutup sama sekali, namanya juga politik,” kata Bambang Pacul saat ditemui di ruangannya, Gedung Nusantara I, Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (13/9).

Dia lantas menyinggung seni kemungkinan dalam politik. Ia mencontohkan sikap Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar alias Cak Imin yang keluar dari poros pengusung bakal capres Prabowo Subianto dan melabuhkan dukungan ke Anies Baswedan.

“Kau juga tidak bisa mengira seninya Cak Imin untuk keluar dari 08, masuk ke PKS, Anies. Itu seni semua,” tuturnya.

Atas dasar itu, Ketua Komisi III DPR RI dari Fraksi PDIP ini enggan berspekulasi mengenai wacana merapatnya Partai Demokrat ke poros PDIP yang mengusung Ganjar Pranowo sebagai bakal capres.

“Jadi, kita tunggu saja, layar politik yang akan tampil di republik ini,” demikian Pacul.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

UPDATE

Prabowo Desak Bos Batu Bara dan Sawit Dahulukan Pasar Domestik

Sabtu, 14 Maret 2026 | 00:10

Polisi Harus Ungkap Pelaku Serangan Brutal terhadap Aktivis KontraS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 00:10

Aparat Diminta Gercep Usut Penyiraman Air Keras terhadap Pembela HAM

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:55

Prabowo Ingatkan Pejabat: Open House Lebaran Jangan Terlalu Mewah

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:55

Bahlil Tepis Isu Batu Bara PLTU Menipis, Stok Rata-rata Masih 14 Hari

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:38

Purbaya Lapor Prabowo Banyak Ekonom Aneh yang Sebut RI Resesi

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:32

Kekerasan Terhadap Pembela HAM Ancaman Nyata bagi Demokrasi

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:12

Setengah Penduduk RI Diperkirakan Mudik Lebaran 2026

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:07

Mentan: Cadangan Beras Hampir Lima Juta Ton, Cukup Hingga Akhir Tahun

Jumat, 13 Maret 2026 | 22:48

Komisi III DPR Minta Dalang Penyerangan Air Keras Aktivis KontraS Dibongkar

Jumat, 13 Maret 2026 | 22:32

Selengkapnya