Berita

Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) DPP PDIP, Bambang Wuryanto/RMOL

Politik

Jawaban Ketua Bappilu PDIP Soal Nilai Penting Demokrat Bagi Koalisi Pengusung Ganjar

RABU, 13 SEPTEMBER 2023 | 17:29 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Partai Demokrat masih belum menentukan arah koalisi menuju Pemilu 2024, usai meninggalkan Koalisi Perubahan. Pilihan Demokrat cuma 2, kubu Koalisi PDI Perjuangan atau Koalisi Indonesia Maju.

Nah, seberapa penting Partai Demokrat bagi kubu PDIP kalau nantinya bergabung dengan poros koalisi pengusung Ganjar Pranowo pad Pilpres 2024, belum bisa dihitung dengan pasti.

“Seberapa penting? Kan ada adagium 'seribu teman kita masih kurang, satu orang musuh kebanyakan'. Kau artikan sendiri itu,” kata Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) DPP PDIP, Bambang Wuryanto alias Bambang Pacul, saat ditemui di ruangannya, Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (13/9).


Bambang Pacul menambahkan, terkait Pilpres 2024, PDIP akan menjalankan mandat yang diamanatkan Kongres.

“Mandat Ketua Umum, kan begitu. Nah ini urutan organisasinya begitu,” tuturnya.

Artinya, lanjut Pacul, semua hal yang berkaitan dengan Pilpres 2024 tergantung keputusan Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri.

Saat disinggung mengenai apakah elite PDIP melakukan pertemuan dengan elite Partai Demokrat, Pacul menjawab normatif. Ia hanya mengatakan, elite kedua parpol masih berhubungan baik.

“Kalau di DPR ini semua komunikasi, dengan kawan-kawan Demokrat juga akrab. Kalau kunker (kunjungan kerja) sama-sama. Komunikasi juga bersama-sama. Jadi apakah itu ada kemungkinan? Lagi-lagi monggo saja,” tutup Bambang Pacul.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

Jawab Tantangan Digital, Bawaslu Jadikan Kampus Laboratorium Demokrasi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 05:54

DPD Ungkap Pola Investor ‘Berjudi’ Properti di Bali, Beli Aset Lalu Jual Lagi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 05:24

Denny Indrayana Cs Debat Sengit dengan KPU soal Verifikasi Data Calon

Kamis, 01 Oktober 2026 | 04:50

Nakhoda KM Virgo Transport 8 Langsung Ditahan Penyidik

Kamis, 01 Oktober 2026 | 04:20

Digagas di Era Purbaya, Wacana Insentif Motor Listrik Masih Belum Jelas

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:59

Saksi Denny Indrayana Ungkap Tak Ada Bahasa Verifikasi Faktual Dokumen Capres-cawapres

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:34

Sjafrie Sematkan Tanda Kehormatan ke Tentara Jepang yang Bantu Atasi Karhutla

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:09

Kader PDIP Berpotensi Jabat Wapres Jika Gibran Didiskualifikasi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:55

TNI Hormati Kejagung Imbas Penetapan Kolonel Budi Tersangka Korupsi MBG

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:42

Kemenperin Dukung Impor KRL Bekas dari Jepang, Ini Alasannya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:18

Selengkapnya