Berita

Ketua Umum Partai Gelora Indonesia, Anis Matta/Ist

Politik

Cegah Polarisasi, Capres Diminta Jangan Klaim Paling Dipilih Umat

SELASA, 12 SEPTEMBER 2023 | 20:45 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Kandidat calon presiden tidak ada yang berhak mengklaim dirinya paling didukung umat di dalam kontestasi pemilihan presiden (Pilpres) 2024.

Pernyataan itu ditegaskan Ketua Umum Partai Gelora Indonesia, Anis Matta, menyikapi perkembangan politik belakangan. Namun dia tidak menjelaskan umat yang dimaksudkan.

“Saya ingin menegaskan satu hal yang sangat prinsip, dalam konteks Pilpres kita saat ini, tidak ada satu Capres pun, siapapun dia, yang bisa mengklaim bahwa dirinya satu-satunya Capres pilihan umat," kata Anis Matta, dalam keterangannya, di Jakarta, Selasa (12/9).


Dia mengaku khawatir klaim sepihak akan menimbulkan polarisasi politik dan pembelahan di masyarakat semakin dalam lagi, seperti terjadi pada Pilkada DKI Jakarta 2017 dan Pilpres 2019.

Namun dia mengaku tidak bisa mencegah bila ada Capres yang ingin menggunakan kekuatan agama untuk mempresentasikan dukungan umat. Yang pasti publik juga bisa menilai, apa tujuan sebenarnya.

“Maka umat harus memaksakan agendanya diperjuangkan seluruh Capres, sehingga tidak ada lagi klaim sebagai satu-satunya representasi umat,” pungkasnya.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Khalid Basalamah Ngaku Hanya jadi Korban di Kasus Yaqut

Kamis, 23 April 2026 | 20:16

Laba BCA Tembus Rp14,7 Triliun

Kamis, 23 April 2026 | 20:10

Singapura Masih jadi Investor Terbesar RI, Suntik Rp79 Triliun di Awal 2026

Kamis, 23 April 2026 | 20:04

TNI-Polri Buru Anggota OPM Penembak ASN di Yahukimo

Kamis, 23 April 2026 | 19:43

Hilirisasi Sumbang Rp147,5 Triliun Investasi di Triwulan I 2026

Kamis, 23 April 2026 | 19:26

Bareskrim Gandeng FBI Buru Ribuan Pembeli Alat Phising Ilegal

Kamis, 23 April 2026 | 19:17

Jemaah Haji Terima Uang Saku 750 Riyal dari BPKH

Kamis, 23 April 2026 | 19:15

Data Rosan Ungkap Investasi RI Lepas dari Cengkeraman Jawa-Sentris

Kamis, 23 April 2026 | 19:02

PLN Pastikan Listrik Jakarta Sudah Pulih 100 Persen

Kamis, 23 April 2026 | 18:56

Idrus Marham Sindir JK: Jangan Klaim Jasa, Biarlah Sejarah Menilai

Kamis, 23 April 2026 | 18:41

Selengkapnya