Berita

Representative Image/Net

Bisnis

Perdana, AustralianSuper Investasikan Dana Sebesar Rp 24 T dalam Bisnis Pusat Data Eropa

SELASA, 12 SEPTEMBER 2023 | 12:38 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Perwalian dana pensiun terbesar Australia, AustralianSuper, akan melakukan investasi pertama mereka di industri pusat data Eropa, senilai 2,5 miliar dolar Australia atau setara dengan Rp 24 triliun.

Dalam pernyataan resminya pada Selasa (12/9),  AustralianSuper akan bergabung dengan DigitalBridge, manajer investasi yang berbasis di AS, sebagai pemegang saham utama dalam bisnis Vantage Data yang beroperasi di wilayah Eropa, Timur Tengah, dan Afrika (EMEA).

"Investasi ini merupakan kesepakatan infrastruktur terbesar yang dilakukan AustralianSuper di Eropa dan akan memberikan akses ke pasar yang menarik yang telah menghasilkan pertumbuhan dan keuntungan yang kuat dalam beberapa tahun terakhir," kata Kepala Infrastruktur AustralianSuper, Nik Kemp.


Berdasarkan laporan yang dimuat Reuters, pengelola dana pensiun yang memiliki total aset mencapai sekitar 300 miliar dolar (Rp 2.957 triliun) itu tertarik pada pusat data Eropa, yang menampung server dan peralatan perangkat keras dalam jumlah besar.

Saat ini, setengah dari total aset dana tersebut telah diinvestasikan di luar Australia, dan sekitar sepersepuluh di wilayah Eropa.

Investasi itu digencarkan oleh AustralianSuper, yang tengah memiliki ambisi untuk meningkatkan aset anggotanya hingga mencapai 500 miliar dolar (Rp 4.931 triliun) dalam lima tahun mendatang dan berencana mengalokasikan sekitar 70 persen dari aliran masuknya ke pasar global.

Sebagai langkah ekspansi internasional, AustralianSuper pada Agustus lalu juga telah menunjuk seorang eksekutif senior yang berbasis di London, sebagai bagian dari upaya strategisnya untuk memperluas kehadirannya di luar negeri.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Wall Street Variatif, Nasdaq Naik Ditopang Saham AI

Rabu, 23 September 2026 | 08:21

Kejagung Garap Lima Saksi di Kasus Korupsi MBG, Ada Pegawai SPPG Karawang

Rabu, 23 September 2026 | 08:06

Emas Gagal Bersinar, Tertekan Ekspektasi Suku Bunga Ketat dan Penguatan Dolar AS

Rabu, 23 September 2026 | 07:41

Dolar AS Berfluktuasi Ditopang Ketidakpastian Minyak

Rabu, 23 September 2026 | 07:23

Bursa Eropa Beragam: Dorongan Sektor Teknologi Imbangi Tekanan Sektor Keuangan

Rabu, 23 September 2026 | 07:07

Ruang Amal Indonesia-IFG Life-Kemenko PM Hadirkan Program bagi Ojol Tunarungu

Rabu, 23 September 2026 | 06:40

Sering Kebakaran, Gedung Wajib Miliki Alat Deteksi Dini

Rabu, 23 September 2026 | 06:28

MUI Minta Pelaku Usaha Bersiap Hadapi Wajib Halal 18 Oktober

Rabu, 23 September 2026 | 06:18

Kursi Gibran Goyang

Rabu, 23 September 2026 | 06:03

Dua Jemaah Haji Indonesia Masih Dirawat di RS Arab Saudi

Rabu, 23 September 2026 | 05:45

Selengkapnya