Berita

Presiden Venezuela Nicolas Maduro berjabat tangan dengan Sekretaris Komite Distrik Nanshan Kota Shenzhen Huang Xiangyue dalam upacara penyambutan di Shenzhen, Tiongkok pada 9 September 2023/Net

Dunia

Ingin Masuk BRICS, Presiden Venezuela Nicolas Maduro Dekati China

SELASA, 12 SEPTEMBER 2023 | 09:37 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Venezuela tengah berupaya untuk ikut bergabung menjadi anggota kelompok negara berkembang BRICS yang baru-baru ini diperluas.

Untuk mencapai tujuan tersebut, Presiden Venezuela Nicolas Maduro mengatakan dia sedang berupaya mencari dukungan dari Beijing.

Dikutip dari Xinhua, Senin (1/9), Maduro mengatakan dalam sebuah wawancara bahwa ia bertujuan mengamankan masuknya Venezuela ke dalam BRICS dengan dukungan China.


Maduro yakin Beijing dapat membantu mencapai aksesi yang diajukan Venezuela, negara dengan cadangan minyak terbesar di dunia.

“BRICS yang diperluas dapat didefinisikan sebagai mesin besar untuk mempercepat lahirnya dunia baru, sebuah dunia kerja sama di mana negara-negara selatan mempunyai suara yang terdepan,” kata Maduro kepada Xinhua.

“Negara-negara BRICS mempercepat de-dolarisasi dunia, munculnya sistem keuangan internasional baru, dan tatanan ekonomi baru yang adil,” tambahnya.

Presiden Venezuela tiba di China pada Jumat (8/9), dan diperkirakan akan berada di sana hingga Kamis (14/9), untuk kunjungan kenegaraan pertamanya ke negara tersebut sejak tahun 2018.

Beijing adalah kreditor utama Venezuela dan memiliki hubungan dekat dengan negara sosialis yang terisolasi secara diplomatis dan dilanda inflasi itu.

Blok BRICS yang terdiri dari Brasil, Rusia, India, China, dan Afrika Selatan, pada pertemuan puncak tahunan mereka bulan lalu sepakat untuk menerima enam anggota penuh baru, termasuk UEA, Arab Saudi, dan Iran.

Grup BRICS akan menyambut anggota barunya mulai 1 Januari 2024. Mesir, Ethiopia dan Argentina juga diundang untuk bergabung.

China memandang BRICS sebagai penyeimbang terhadap organisasi multinasional yang dianggap didominasi oleh Amerika Serikat dan negara-negara barat lainnya, dan telah mendorong perluasan blok tersebut.

Kunjungan Maduro terjadi ketika Presiden China Xi Jinping melewatkan pertemuan negara-negara ekonomi utama G20 di India.

Pada pertemuan bulan lalu, Xi memuji keputusan BRICS untuk memperluas keanggotaannya.

“Negara-negara Brics adalah negara-negara yang memiliki pengaruh penting dan memikul tanggung jawab penting bagi perdamaian dan pembangunan dunia,” ujarnya saat itu.

“Perluasan keanggotaan ini bersejarah. Hal ini menunjukkan tekad negara-negara Brics untuk bersatu dan bekerja sama dengan negara-negara berkembang yang lebih luas," kata Xi.

Populer

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Cek Siaran Langsung Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Selasa, 22 September 2026 | 02:21

DPRD DKI Apresiasi Kebijakan Penutupan TPS Ilegal

Selasa, 22 September 2026 | 02:01

Indonesia Rebut 7 Medali di Aichi-Nagoya

Selasa, 22 September 2026 | 01:42

Ditjen AHU Perkuat Pengawasan Korporasi

Selasa, 22 September 2026 | 01:23

Wamendagri Ribka Haluk Berduka Tiga ASN Jadi Korban KKB

Selasa, 22 September 2026 | 01:01

Hasil Audit BPK Ditunggu dalam Kasus Toba Pulp Lestari

Selasa, 22 September 2026 | 00:37

Tiga Bulan Nganggur, Karyawan De Club Arjuna Geruduk Balai Kota

Selasa, 22 September 2026 | 00:26

Kejagung Periksa Dirut PT Migas Kota Bekasi terkait Dugaan Korupsi KSO

Selasa, 22 September 2026 | 00:01

80 Negara Siap Hadapi Wajib Sertifikasi Halal

Senin, 21 September 2026 | 23:47

KPK Harus Periksa Nusron Wahid demi Kepastian Hukum

Senin, 21 September 2026 | 23:31

Selengkapnya