Berita

Ketua DPD PDIP Jabar, Ono Surono/RMOLJabar

Politik

PDIP Jabar Tegaskan Relawan Persib Legend yang Dukung Ganjar Pranowo Tidak Terverifikasi

SENIN, 11 SEPTEMBER 2023 | 20:29 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

DPD PDIP Jawa Barat (Jabar) mengaku tidak mengetahui adanya kelompok yang mengatasnamakan "Persib Legend for Ganjar Pranowo". Pasalnya, organisasi tersebut tidak terdaftar dan terverifikasi sebagai bagian dari relawan Ganjar Pranowo.

Ketua DPD PDIP Jabar, Ono Surono menerangkan, seluruh organisasi maupun relawan Ganjar Pranowo telah melalui tahapan pendaftaran dan verifikasi. Namun, untuk Persib Legend for Ganjar Pranowo tersebut tidak ada dalam daftar. Gonjang-ganjing yang muncul belakangan ini yang baru diketahui dirinya melalui media sosial yang menginformasikan hal tersebut.

"Saya belum tahu bahwa Persib Legend itu terdaftar sebagai relawan, karena dari hasil verifikasi di tingkat pusat, tidak ada nama Persib Legend. Saya cek juga di provinsi, teman-teman juga belum mengetahui. Inisiatif mereka, karena memang selama ini kita belum tahu. Mereka pun belum terverifikasi, mendaftarkan diri sebagai relawan Ganjar yang tim dari PDI Perjuangan sudah terbentuk TKRPP," jelas Ono, diwartakan Kantor Berita RMOLJabar, Senin (11/9).


Diterangkan Ono, PDIP sangat terbuka bila memang mantan pemain Persib tersebut berkomitmen untuk mendukung dan memenangkan Ganjar Pranowo sebagai Presiden RI 2024-2029.

"Jadi kami akan secepatnya melakukan koordinasi serta tentunya mencari solusi guna meredam polemik yang terjadi saat ini. Terutama mengenai adanya penggunaan nama, maupun simbol yang menjadi persoalan," katanya.

Adanya dukungan bagi Ganjar dari berbagai kalangan, harus melalui tahapan pendaftaran dan verifikasi agar ruang maupun aspirasi dari mantan pesepakbola Indonesia itu tetap berjalan, tanpa harus mencederai etika dalam menjaga kemurnian dunia olahraga yang menjunjung tinggi sportivitas.

"Saya akan koordinasikan, kalaupun mereka benar-benar mendukung Ganjar, ya alhamdulillah. Berarti Mas Ganjar benar-benar didukung oleh seluruh kalangan di Jawa Barat, termasuk dari Persib Legend itu," ujarnya.

Belakangan ini telah viral di media sosial dan memantik pernyataan dari PT Persib Bandung Bermartabat (PBB) selaku pengelola klub Persib Bandung, terkait adanya kegiatan yang dilakukan sejumlah mantan pemain Persib Bandung seperti Robby Darwis, Djadjang Nurdjaman, hingga Dadang Hidayat. Para legenda Persib tersebut melakukan sosialisasi Ganjar dengan mengatasnamakan Persib Legend.

Selain itu, para legenda Persib pun terlihat menggunakan kaos bergambar wajah Ganjar di banyak kegiatan di masyarakat, mulai dari pertandingan persahabatan hingga coaching clinic. Aksi tersebut kontan menuai protes keras dari PT PBB yang tidak menginginkan Persib Bandung terlibat politik praktis.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Rupiah Undervalued: Cerita yang Terus Diulang

Senin, 27 April 2026 | 03:42

Truk Pengangkut Tembakau Terguling di Ruas Tol Jangli-Gayamsari

Senin, 27 April 2026 | 03:21

Pemerintahan Jokowi Berhasil Lakukan Kemiskinan Struktural

Senin, 27 April 2026 | 02:58

Menyorot Peran Indonesia dalam Stabilitas Asia Tenggara

Senin, 27 April 2026 | 02:35

Pakar Sebut Korporasi Kapitalis Penyebab Terjadinya Kemiskinan

Senin, 27 April 2026 | 02:12

Pemerintahan Jokowi Beri Jalan Lahirnya Fasisme

Senin, 27 April 2026 | 01:51

Bonus Rp1 Miliar untuk Pemain Persib Ternyata Berasal dari Maruarar Sirait

Senin, 27 April 2026 | 01:30

Strategi Memutus Rantai “Feederism” di Selat Malaka

Senin, 27 April 2026 | 01:12

Tiket Pesawat Tak Perlu Naik meski Harga Avtur Melonjak

Senin, 27 April 2026 | 00:45

Pelaku Penembakan di WHCD Dipastikan Beraksi Sendirian

Senin, 27 April 2026 | 00:42

Selengkapnya