Berita

Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono/Net

Politik

Demokrat Diyakini Tidak Lagi Maksa AHY jadi Cawapres, Terpenting Kalahkan Anies-Cak Imin

SENIN, 11 SEPTEMBER 2023 | 04:20 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Partai Demokrat diyakini tidak lagi memaksakan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) untuk mendapatkan kursi cawapres. Terpenting, bisa mengalahkan pasangan Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar alias Cak Imin yang didukung Partai Nasdem, PKB, dan PKS.

Menurut pandangan pendiri lembaga survei Kelompok Kajian dan Diskusi Opini Publik Indonesia (KedaiKOPI) Hendri Satrio alias Hensat, AHY akan dipertimbangkan sebagai cawapres jika rencana rekonsiliasi Ketua Majelis Tinggi Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dengan Ketua Umum (Ketum) PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri terjadi.

"Walaupun menurut saya Demokrat nggak lagi ngerekoso (susah payah) untuk mendorong AHY, yang penting bisa maju dan bisa mengalahkan Amin kurang lebih begitu," kata Hensat dalam acara diskusi Forum Guru Besar dan Doktor Insan Cita bertema "Dinamika Pilpres 2024 Pasca Deklarasi Anies-Muhaimin" secara virtual, Minggu malam (10/9).


Selain itu, Hensat juga melihat, Ketum Partai Gerindra, Prabowo Subianto berkeinginan berpasangan dengan anak Presiden Joko Widodo, Gibran Rakabuming. Walaupun, ada dorongan agar Prabowo berpasangan dengan Erick Thohir.

"Kalau dengan PAN saja, Gerindra-PAN kalau saya tidak salah itu masih cukup untuk bisa lolos threshold," katanya.

"Jadi kalau kemudian mau jadi ini pilihannya antara Pak Prabowo dan Erick juga bisa juga. Nah catatan tadi yang menurut saya akhirnya kita tinggal tunggu, bagaimana langkah ke depannya," pungkas Hensat.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

KPK: Warganet Berperan Ungkap Dugaan Pelesiran Ridwan Kamil di LN

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:34

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

UPDATE

IPW Dinilai Tidak Netral soal Evaluasi Pelaku Tambang Nikel

Jumat, 06 Februari 2026 | 23:47

Megawati Kirim Bunga Buat HUT Gerindra sebagai Tanda Persahabatan

Jumat, 06 Februari 2026 | 23:33

Tiga Petinggi PN Depok dan Dua Pimpinan PT Karabha Digdaya Resmi jadi Tersangka

Jumat, 06 Februari 2026 | 23:13

Reaksi Menkeu Purbaya Ada Anak Buah Punya Safe House Barang Korupsi

Jumat, 06 Februari 2026 | 22:37

Gerindra Sebar Bibit Pohon Simbol Keberlanjutan Perjuangan

Jumat, 06 Februari 2026 | 22:25

Gus Yusuf Kembali ke Dunia Pesantren Usai Mundur dari PKB

Jumat, 06 Februari 2026 | 22:15

Bahlil Siap Direshuffle Prabowo Asal Ada Syaratnya

Jumat, 06 Februari 2026 | 22:12

Dasco Jaga Kenegarawanan Prabowo dari Ambisi Jokowi

Jumat, 06 Februari 2026 | 22:05

PDIP Tak Masalah PAN dan PKB Dukung Prabowo Dua Periode

Jumat, 06 Februari 2026 | 21:53

KPK Dikabarkan Sudah Tetapkan 5 Tersangka OTT Depok

Jumat, 06 Februari 2026 | 21:29

Selengkapnya