Berita

Pasangan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar/Ist

Politik

Meski di Atas Angin, Anies-Cak Imin Harus Tetap Waspada Terhadap Cawe-cawe Jokowi

MINGGU, 10 SEPTEMBER 2023 | 11:44 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Meskipun sudah berada di atas angin, pasangan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar alias Cak Imin diminta untuk tetap waspada selama Presiden Joko Widodo belum mencabut pernyataan soal cawe-cawe.

"Kalau lihat dinamika dan euforia perpolitikan saat ini, memang Anies-Imin di atas angin. Tapi kedua pasangan capres-cawapres mesti harus mawas dan waspada. Karena Jokowi belum mencabut pernyataannya soal cawe-cawe pilpres dengan alasan demi bangsa," ujar Direktur Gerakan Perubahan, Muslim Arbi kepada Kantor Berita Politik RMOL, Minggu (10/9).

Muslim mengatakan, sikap waspada Anies-Cak Imin itu diperlukan karena masih ada sejumlah keganjilan yang masih dilakukan Jokowi untuk tetap berkuasa. Salah satunya adalah menggunakan institusi hukum untuk melakukan perlawanan kepada lawan politik.


Selanjutnya, kata Muslim, adanya upaya menguasai kepala daerah dengan jabatan Penjabat (Pj) yang berkepanjangan, serta masih ada wacana penundaan pilkada.

"Padahal di saat Covid-19 sekalipun pilkada dilakukan demi loloskan anak dan mantunya sebagai wali kota. Bahkan di pedesaan kepala desa akan diperpanjang masa jabatannya sampai sembilan tahun," kata Muslim.

Demikian juga, sambung Muslim, persoalan yang terjadi antara Bawaslu dan KPU di DKPP (Dewan Kehormatan Penyelenggaraan Pemilu) akan mengganggu tahapan pemilu dan pilpres.

"Bisa jadi itu upaya gagalkan dan tunda pemilu yang disengaja?" pungkas Muslim.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Istana Minta Kritik terhadap BI Dijadikan Evaluasi Penguatan Komunikasi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:23

Kursi Dua Wamen Kosong, Pemerintah Belum Siapkan Pengganti

Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:10

Mensesneg soal Kabar Said Iqbal Masuk Kabinet: Masih Didiskusikan

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:59

Mubes V Kosgoro 1957 Digoyang Penolakan Daerah

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:52

AS Hantam Iran dengan Sanksi Baru, Jaringan Penyelundupan LPG Jadi Target

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:37

Istana Bantah Isu Menkeu dan Gubernur BI Bakal Dicopot

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:31

Prasetyo Hadi: Sinergi Pemerintah, DPR, dan BI Kunci Jaga Stabilitas Ekonomi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:20

Bank Indonesia Sudah Intervensi, Mengapa Rupiah Tetap Melemah?

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:08

Menkeu Purbaya Bantah Omzet Warteg Turun Jadi Bukti Daya Beli Lesu

Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:47

Daftar Komoditas Dirilis, Danantara SDI Siap Kendalikan Rezim Baru Ekspor RI

Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:21

Selengkapnya