Berita

Bakal Calon Legislatif (Bacaleg) asal Golkar, Surnita Sandi Wiranata/Ist

Politik

Jangan Golput, Generasi Muda Harus Gunakan Hak Pilih pada Pemilu 2024 demi Masa Depan Bangsa

MINGGU, 10 SEPTEMBER 2023 | 04:42 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Anak-anak muda diminta untuk menggunakan hak pilihnya di Pemilu 2024 guna untuk menentukan nasib masa depan bangsa.

Suara anak muda sangat dibutuhkan untuk perubahan pembangunan bangsa ke arah lebih baik. Anak muda jangan terpaku jika tidak mampu ikut andil dalam pembangunan.

"Gunakan hak pilihnya di Pemilu 2024. Karena, bangsa ini dapat maju dengan bantuan tenaga, pemikiran anak-anak muda. Jangan terpengaruh oleh hal-hal yang dapat merugikan bangsa ini," ujar Bakal Calon Legislatif (Bacaleg) asal Golkar, Surnita Sandi Wiranata, Sabtu (9/9).


Menurut Sandi, sebagai penerus bangsa dengan mengikuti Pemilu, merupakan langkah awal untuk berkontribusi untuk kemajuan bangsa.

"Mereka akan menjadi penerus bangsa ini, mengikuti kegiatan pemilu adalah bentuk kontribusi awal untuk negara. Kalau mau menjadi bagian besar mereka harus jadi agen penerus pembangunan bangsa secara mental dan fisik dengan mengambil peran lebih dalam berbangsa di NKRI ini," ucap pria yang turut pencalonan untuk DPRD Jabar dari dapil Cirebon-Indramayu ini.

Sandi menambahkan, mengambil sikap golput bagi anak-anak muda, terlebih sudah masuk dalam kelompok pemilih pemula, merupakan sesuatu yang salah. Sebagai anak muda penerus bangsa, sudah saatnya ikut bersuara menentukan nasib bangsa ke depan.

"Ayo jangan Golput, ikut Pemilu sama juga ikut berkontribusi melakukan perubahan terhadap bangsa ini. Apapun alasannya, mengambil sikap golput adalah salah," ujarnya, dikutip Kantor Berita RMOLJabar, Sabtu (9/9).

Sandi melanjutkan, jiwa muda, merupakan jiwa pemimpin. Dan sebagai anak muda penerus bangsa, jangan hanya diam melihat kondisi bangsa ini terpuruk.

"Masa diam saja melihat rakyatnya dalam kesusahan? Masa diam saja melihat ambruknya negeri ini? Kalau bilang pemerintah enggak baik, ayo bangkit. Maka pilihannya adalah ikut berkontribusi nyata menjadi bagian dari pemerintah yang melakukan perubahan," pungkasnya.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

UPDATE

Bahaya Tersembunyi Kerikil di Ban Mobil dan Cara Mengatasinya

Sabtu, 14 Maret 2026 | 10:15

PKS: Pemerintah harus Segera Tetapkan Aturan Pembatasan BBM Bersubsidi

Sabtu, 14 Maret 2026 | 10:14

Mengupas Bahaya Air Keras Menyusul Kasus Penyerangan Aktivis KontraS di Jakarta

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:52

Kemenhaj Tegaskan Komitmen Haji Inklusif bagi Lansia dan Disabilitas

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:47

Qatar Kutuk Serangan Brutal Israel di Lebanon

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:23

Harga Minyak Brent Tembus 103 Dolar AS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:10

AS Kirim Ribuan Marinir ke Timur Tengah, Iran Terancam Invasi Darat

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:41

Wall Street Rontok Menatap Kemungkinan Inflasi Global

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:23

Transformasi Kinerja BUKA: Dari Rugi Menjadi Laba Rp3,14 Triliun di 2025

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:08

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Selengkapnya