Berita

Menko Perekonomian Airlangga bersama menteri kabinet lainnya bertemu Presiden Jokowi di Imperial Hotel, New Delhi, Sabtu (9/9)/Ist

Politik

Dipenuhi Dinamika Geopolitik, Hasil Sherpa Track Presidensi G20 Dilaporkan Menko Airlangga kepada Presiden Jokowi

SABTU, 09 SEPTEMBER 2023 | 22:45 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Sebelum menghadiri KTT G20 New Delhi di Bharat Mandapam International Exhibition- Convention Centre, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto selaku pengampu Jalur Sherpa (Sherpa Track) G20 Indonesia melaporkan perkembangan dan hasil pembahasan Sherpa Track Presidensi G20 India kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Imperial Hotel, New Delhi, Sabtu (9/9).

Presidensi G20 India yang mengangkat tema “One Earth, One Family, One Future”, terdapat 13 Working Group dan 11 Engagement Group. Hal ini berkembang dari Presidensi G20 Indonesia sebelumnya dikarenakan beberapa inisiatif baru dalam Presidensi India yakni Culture Working Group, Disaster Risk Resilient and Reduction Working Group, Research and Innovation Initiative Gathering, dan Start-Up 20.

"Pembahasan Sherpa Track tahun ini masih diwarnai dengan pembahasan isu geopolitik yang diakibatkan konflik yang terjadi di Ukraina," ujar Menko Airlangga.


Tercatat seluruh pertemuan tingkat menteri pada Sherpa Track Presidensi G20 India menghasilkan ringkasan pemimpin sidang atau Chair’s Summary.

Perbedaan antar anggota G20 terkait isu geopolitik terjadi pada pertemuan tingkat Menteri tersebut.

Selain isu geopolitik, Presidensi G20 India diselenggarakan di tengah tantangan perekonomian global yang saat ini sedang melemah. Data pertumbuhan global menunjukkan tren penurunan, dimana melambat dari 6 persen pada 2021 menjadi 3,2 persen pada 2022.

Pertumbuhan tahun 2023 juga diperkirakan ke 2,7 persen (IMF, Juni 2023). Di tengah kondisi global tersebut, Indonesia, selaku anggota Troika Presidensi G20 India tetap mengupayakan terciptanya konsensus dari Anggota G20 untuk menghasilkan Deklarasi Pemimpin G20.

Turut hadir dalam pertemuan ini adalah Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Menteri Keuangan, Menteri Luar Negeri, Menteri Sekretaris Negara, Menteri Perdagangan, serta Deputi Bidang Koordinasi Kerja Sama Ekonomi Internasional Kemenko Perekonomian dan Staf Khusus Menteri Luar Negeri untuk Penguatan Program-Program Prioritas selaku Co-Sherpa G20 Indonesia.

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

Menguji Klaim MBG Kunci Pertumbuhan Ekonomi Triwulan 1

Kamis, 07 Mei 2026 | 04:12

JK Disarankan Maafkan Ade Armando

Kamis, 07 Mei 2026 | 04:07

41,7 Persen Jemaah Haji Aceh Lansia

Kamis, 07 Mei 2026 | 03:43

Bank Pelat Merah Cabang Joglo Dipolisikan

Kamis, 07 Mei 2026 | 03:26

Empat Hakim Ad Hoc PHI PN Medan Disanksi Kode Etik

Kamis, 07 Mei 2026 | 03:03

Presensi Ilegal 3.000 ASN Brebes Alarm Serius bagi Integritas Birokrasi

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:42

Omongan Amien Rais Dibenarkan Publik selama Tak Dibantah Teddy

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:15

Digitalisasi Parkir Genjot Pendapatan Daerah

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:02

Ini Cerita Penumpang Selamat dari Bus ALS Terbakar di Sumsel

Kamis, 07 Mei 2026 | 01:31

Impor Blueray 90 Persen Tetap Jalur Merah

Kamis, 07 Mei 2026 | 01:28

Selengkapnya