Berita

Ketua Umum Hidupkan Masyarakat Sejahtera (HMS) Center, Hardjuno Wiwoho/Net

Politik

HMS Center: Jika Tidak Selesai, Persoalan Utang Negara Bisa Hambat Pemulihan Ekonomi

SABTU, 09 SEPTEMBER 2023 | 21:12 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Menjelang berakhirnya masa jabatan, Presiden Joko Widodo harus bisa menjelaskan keuntungan apa saja yang sudah didapatkan negara dari utang luar negeri.

Pasalnya, kata Ketua Umum Hidupkan Masyarakat Sejahtera (HMS) Center, Hardjuno Wiwoho, jumlah utang pada akhir Mei 2023 tercatat sebesar 398,3 miliar dolar AS.

Hardjuno mengatakan, persoalan utang bukan hanya soal bunga. Tetapi, efek domino dalam menjaga keuangan negara untuk pemulihan ekonomi dan menjaga marwah di kancah internasional.


"Persoalan utang luar negeri ini bila tidak diselesaikan dengan baik akan dapat menghambat pemulihan ekonomi dan menjatuhkan martabat bangsa Indonesia di mata dunia," ujar Hardjuno, kepada wartawan di Jakarta, Sabtu (9/9).

Sampai hari ini, kata Hardjuno lagi, belum ada data konkret yang menunjukkan perubahan signifikan dalam penggunaan utang Indonesia terhadap pembangunan yang produktif.

"Utang seharusnya digunakan secara efisien untuk proyek-proyek yang benar-benar memberikan manfaat jangka panjang bagi ekonomi Indonesia," tuturnya.

Alih-alih menyaksikan hasil pembangunan, lanjutnya, masyarakat harus menonton banyaknya pejabat korupsi dari anggaran yang seharusnya untuk menopang pembangunan.

"Berapa banyak kasus korupsi di infrastruktur. Menteri, bupati, sampai kades banyak dipenjara gara-gara infrastruktur yang duitnya dari utang,” cetusnya.

Hardjuno menekankan lagi, agar Presiden Jokowi bisa lebih transparan dalam penggunaan anggaran negara. Apalagi, yang diterima dari utang.

"Jokowi harus jelaskan sebelum pemerintahannya berakhir," tandasnya.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Kiprah Yadyn, Jaksa yang Antar Febrie Adriansyah ke KPK

Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:55

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Selesaikan Bentrok di Matraman dengan Kepala Dingin

Senin, 27 Juli 2026 | 20:25

Metode Backfill Tailing jadi Andalan Tambang Bawah Tanah Lebih Ramah Lingkungan

Senin, 27 Juli 2026 | 20:24

Putusan Majelis Syura PKS: Dukung Kebijakan Ekonomi Prabowo Hingga Soroti LGBTQ

Senin, 27 Juli 2026 | 20:23

Pramono Minta Warga Kepala Dingin Sikapi Bentrokan di Matraman

Senin, 27 Juli 2026 | 20:16

Sebagai Wakil Rakyat, DPR Punya Tiga Tugas yang Wajib Dijalankan

Senin, 27 Juli 2026 | 20:14

KSSK Bakal Libatkan Danantara dalam Setiap Pengambilan Keputusan

Senin, 27 Juli 2026 | 20:02

Kuasa Hukum Sebut Kasus TPPU Febrie Adriansyah Masih Abu-Abu

Senin, 27 Juli 2026 | 19:59

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Komunitas Lintas Iman Satukan Tekad Hadapi Krisis Iklim

Senin, 27 Juli 2026 | 19:49

Kompetisi Debat Pemilu ke-VI Bawaslu Cetak Rekor Peserta Terbanyak

Senin, 27 Juli 2026 | 19:48

Selengkapnya