Berita

Presiden Uganda Yoweri Museveni/Net

Dunia

Hindari Terorisme, Presiden Uganda Minta Masyarakat Waspadai Orang Asing yang Masuk ke Masjid dan Gereja

SABTU, 09 SEPTEMBER 2023 | 08:02 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Berbagai cara dilakukan Pemerintah Uganda untuk menekan angka terorisme. Salah satunya dengan meminta masyarakat berhati-hati ketika datang ke tempat ibadah dan tempat rekreasi.

Dalam sebuah pidato di televisi, Presiden Uganda Yoweri Museveni juga mendesak semua orang untuk tidak membiarkan orang asing memasuki gereja dan masjid mereka.

“Jangan biarkan siapa pun yang tidak Anda kenal masuk ke gereja atau masjid Anda. Jika ada orang asing yang ingin masuk, ajukan pertanyaan kepada mereka, jauhkan mereka, dan beritahu polisi," kata Museveni, seperti dikutip dari Africa News, Jumat (8/9).


Dia juga menyebutkan agar hotel dan penginapan perlu meminta identitas tamu yang akan menginap.

"Pastikan mereka menunjukkan kartu identitas mereka dengan foto mereka," katanya.

Pernyataannya muncul beberapa hari setelah polisi Uganda menggagalkan serangan bom di sebuah katedral di ibu kota Kampala.

Ratusan jemaah dievakuasi dari Katedral Rubaga Miracle Center pada hari Minggu setelah tersangka memasuki halaman dengan membawa bahan peledak.

Museveni juga meminta masyarakat tetap tenang meski ada ancaman dari militan Allied Democrat Forces (ADF).

“Tujuan saya berbicara dengan Anda malam ini adalah untuk memberitahu Anda agar tidak takut, kami akan mengalahkan orang-orang ini (ADF). Kami bekerja sama dengan pemerintah Kongo untuk memburu orang-orang ini karena kami tahu siapa mereka. Jadi saya tidak ingin ada orang yang panik dan berpikir bahwa masalah ini tidak bisa diselesaikan,” kata Museveni.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Suhud Dorong RUU Ketenagakerjaan Perkuat Perlindungan Buruh dan Kepastian Usaha

Jumat, 11 September 2026 | 16:25

KPK Panggil 3 Tersangka Baru Kasus Suap Pemerasan Sertifikasi K3 Kemnaker

Jumat, 11 September 2026 | 16:19

Trump Sumpah Bareng Pendukung Republik, Ancam yang Tak Nyoblos Masuk Neraka

Jumat, 11 September 2026 | 16:13

Keluarga Dokter Icha Tuntut Tiga Anggota DPRD TTU Tersangka Intimidasi Dipecat

Jumat, 11 September 2026 | 15:58

DPR: Sebelum Batas Waktu, Tim SAR Maksimalkan Upaya Cari Lima Jurnalis di Selat Sunda

Jumat, 11 September 2026 | 15:46

Aljazair Mendadak Putus Hubungan Diplomatik dengan UEA

Jumat, 11 September 2026 | 15:44

Bahlil Tegaskan BUK Migas Belum Diputuskan

Jumat, 11 September 2026 | 15:00

Jejak Korupsi Rejang Lebong Merambah ke Bengkulu, Kini Giliran Ketua DPRD Herimanto Diperiksa

Jumat, 11 September 2026 | 14:54

Kemenhaj Rilis Peserta CAT PPIH 2027 Gelombang 2

Jumat, 11 September 2026 | 14:46

Kemenhut Bakal Tindaklanjuti Temuan Lima Bayi Orangutan di India

Jumat, 11 September 2026 | 14:35

Selengkapnya