Berita

Nancy Pelosi/Net

Dunia

Nancy Pelosi Kembali Mencalonkan Diri untuk Kursi DPR

SABTU, 09 SEPTEMBER 2023 | 07:03 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Anggota DPR Nancy Pelosi, wanita pertama yang menjabat sebagai ketua DPR, akan mencalonkan diri kembali untuk kursi DPR yang berbasis di San Francisco.

Wanita berusia 83 tahun ini mengatakan dalam cuitannya di X bahwa perlu untuk memajukan nilai-nilai San Fransisco yang menjadi alasannya untuk mencalonkan diri kembali.

“ Sekarang, lebih dari sebelumnya, Kota kita membutuhkan kita untuk memajukan nilai-nilai San Francisco dan memajukan pemulihan kita,” katanya, seperti dikutip dari The Guardian, Sabtu (9/9).


“Negara kita membutuhkan Amerika untuk menunjukkan kepada dunia bahwa bendera kita masih ada, dengan kebebasan dan keadilan bagi semua. Itu sebabnya saya mencalonkan diri kembali, dan dengan hormat meminta suara Anda,” tambahnya.

Pelosi, yang mewakili San Francisco sejak 1987, menjabat sebagai Ketua DPR sebanyak dua kali. Masa jabatan pertamanya sebagai Ketua DPR adalah dari tahun 2007 hingga 2011, di mana ia membuat sejarah dengan menjadi ketua perempuan pertama. Pelosi kembali memimpin DPR pada 2019 hingga awal tahun ini.

Dia pertama kali membuat pengumuman pencalonannya pada Rabu (6/9) di San Francisco pada acara sarapan triwulanan di antara para sukarelawan dan sekutu buruh di San Francisco.

“Kami memiliki tantangan di negara kami,” kata Pelosi ketika itu. “Demokrasi kita sedang dipertaruhkan. Saya hanya mengatakan hal itu, dengan sangat menyedihkan, tanpa rasa takut untuk dibesar-besarkan.”

Pelosi, seorang pemain politik yang dihormati karena kehebatan legislatif dan kemampuannya dalam menggalang dana, memimpin Partai Demokrat melalui empat presiden. Dia membantu mewujudkan Undang-Undang Perawatan Terjangkau, Undang-Undang Pengurangan Inflasi, dan rancangan undang-undang lainnya melalui Kongres dan memimpin DPR melalui dua pemakzulan terhadap mantan Presiden Donald Trump.

Dia mengundurkan diri dari kepemimpinan Partai Demokrat di DPR tahun lalu setelah partai tersebut kehilangan mayoritas dalam pemilihan paruh waktu. Dia tetap di Kongres sebagai anggota. Dia kemudian mengatakan bahwa waktunya telah tiba untuk menyerahkan tanggung jawab tersebut kepada generasi pemimpin baru.

Pengumuman pencalonannya ini datang di tengah situasi politik yang sulit di Capitol Hill, terutama ketika Partai Demokrat bersiap untuk mengambil kembali kendali Dewan Perwakilan Rakyat.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

KPK Cium Skandal Baru Izin Tambang di Maluku Utara, Nama Haji Romo Ikut Terseret

Rabu, 01 April 2026 | 08:16

Wall Street Kembali Sumringah

Rabu, 01 April 2026 | 08:07

WFH ASN Diproyeksikan Hemat Kompensasi BBM Rp 6,2 Triliun

Rabu, 01 April 2026 | 07:53

Emas Melonjak 3 Persen, tapi Cetak Rekor Penurunan Bulanan Terburuk Sejak 2008

Rabu, 01 April 2026 | 07:42

RI Murka di DK PBB, Nilai Serangan TNI di Lebanon Tak Lepas dari Israel

Rabu, 01 April 2026 | 07:35

Pasar Saham Eropa Tutup Maret dengan Koreksi Terburuk dalam Empat Tahun

Rabu, 01 April 2026 | 07:24

Menhan AS Sebut Perang Iran Masuk Fase Penentuan

Rabu, 01 April 2026 | 07:17

Italia Gagal Lolos Piala Dunia Setelah Ditekuk 4-1 oleh Bosnia

Rabu, 01 April 2026 | 06:57

Katastropik Demokrasi Kita

Rabu, 01 April 2026 | 06:48

Soleman Ponto: Intelijen pada Dasarnya Teroris

Rabu, 01 April 2026 | 06:20

Selengkapnya