Berita

Aksi protes menuntut kebebasan Tibet/Net

Dunia

Di Lokasi KTT G20, Warga Tibet Tuntut China Angkat Kaki: Kami Ingin Bebas!

JUMAT, 08 SEPTEMBER 2023 | 22:39 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Lebih dari seratus pengungsi Tibet melakukan protes di New Delhi untuk menuntut agar China segera angkat kaki dari wilayah tersebut dan persoalan ini dibahas selama KTT G20.

Aksi protes ini dilakukan pada Jumat (8/9) dan sehari sebelumnya, Kamis (7/9). Protes dilakukan di sekitar Pragati Maidan, lokasi KTT G20.

Para pengunjuk rasa, mulai dari anak-anak, pelajar, hingga orang tua, membawa bendera Tibet dan meneriakkan slogan-slogan "kami ingin kebebasan" dan "Tibet milik rakyat Tibet".


“China telah merebut negara kami, itulah sebabnya kami ingin memberikan pesan bahwa China bukanlah negara yang dapat dipercaya,” ujar Presiden Kongres Pemuda Tibet, Gonpo Dhundup, seperti dimuat Reuter.

Sementara itu, Presiden China Xi Jinping sendiri tidak akan menghadiri KTT G20 dan akan diwakili oleh Perdana Menteri Li Qiang.

“Kami mengajukan permintaan kepada Perdana Menteri kami Narendra Modi dan para pemimpin global lainnya untuk membahas Tibet selama KTT G20,” lanjut Dhundup.

China mengirimkan pasukan ke Tibet pada tahun 1950, menyebut tindakan tersebut sebagai “pembebasan damai”. Sejak saat itu China telah memerintah negara pegunungan terpencil tersebut.

Meskipun kelompok hak asasi manusia dan masyarakat Tibet telah melontarkan tuduhan adanya "genosida budaya" dan kontrol ketat terhadap agama, bahasa, pendidikan, dan tenaga kerja di bawah pemerintahan China, Beijing membantah adanya pelanggaran hak asasi manusia masyarakat Tibet.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Kepala BRAN Dorong 3,1 Juta Hektare Lahan Transmigrasi jadi Penggerak Ekonomi

Selasa, 20 Oktober 2026 | 20:32

KPK Pastikan Video Penjemputan Paksa Nusron Hoax!

Selasa, 20 Oktober 2026 | 20:24

Quo Vadis 2 tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran

Selasa, 20 Oktober 2026 | 20:23

Prabowo Setujui Kajian DEN soal Definisi Korupsi Berstandar Internasional

Selasa, 20 Oktober 2026 | 20:17

Penindakan 1.000 Tambang Ilegal: Kalau Tidak Sekarang, Kapan Lagi?

Selasa, 20 Oktober 2026 | 20:13

DPR Dorong Penguatan Koordinasi Penyaluran BBM

Selasa, 20 Oktober 2026 | 20:01

Gibran Terima Perwakilan WALUBI Bahas Karhutla hingga Bakti Sosial

Selasa, 20 Oktober 2026 | 19:50

KPK Perlu Periksa Hercules soal Uang Rp800 Juta Terkait Summarecon

Selasa, 20 Oktober 2026 | 19:46

Menteri Agama Optimistis Akan Ada Kebangkitan Syarikat Islam Jilid Baru

Selasa, 20 Oktober 2026 | 19:43

Pertamina Diusulkan Peroleh Insentif Sewa Kapal Tanker Lokal

Selasa, 20 Oktober 2026 | 19:41

Selengkapnya