Berita

Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar/Ist

Politik

Basis Suara Nahdliyin Berubah, Pemilih NU Tidak Bulat ke PKB

JUMAT, 08 SEPTEMBER 2023 | 09:36 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Dipilihnya Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar sebagai bakal Cawapres dinilai belum cukup mendongkrak elektabilitas Anies Baswedan.

Khususnya di daerah basis massa pemilih Nahdlatul Ulama (NU), yaitu Jawa Timur dan Jawa Tengah.

Selama ini corak politik NU memang kental diasosiasikan ke PKB. Namun menurut Direktur Lembaga Riset Lanskap Politik Indonesia, Andi Yusran, saat ini tidak semua warga Nahdliyin memilih PKB.


"Basis utama PKB yakni kaum Nahdliyin sepertinya sudah berubah pasca Muktamar Lampung, diprediksi suara NU tidak akan bulat lagi ke PKB," kata Andi saat berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (8/9).

Analisis Politik Universitas Nasional itu melanjutkan, NU struktural dan NU Gusdurian sepertinya tidak akan menyokong PKB dan Cak Imin.

"Ini artinya captive market PKB di Pileg dan Cak Imin di Pilpres 24 akan merosot," pungkasnya.

Populer

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Cegah Kabur, Segera Eksekusi Razman Nasution!

Kamis, 21 Mei 2026 | 05:04

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

Bebaskan Nadiem, Lalu Adili Jokowi

Senin, 18 Mei 2026 | 02:46

UPDATE

Kasus Roy Cs, Polisi Sudah Lengkapi Petunjuk Jaksa

Sabtu, 23 Mei 2026 | 20:13

Bukan Soal Salah Nama Desa, IPI: Reshuffle Perlu Karena Rapor Merah Menko Pangan

Sabtu, 23 Mei 2026 | 19:49

Pertamina Trans Kontinental Berdampak bagi Lingkungan, Raih Best CSR 2026

Sabtu, 23 Mei 2026 | 19:10

Hilirisasi Nasional, Jalan Menuju Keadilan Ekonomi

Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:13

Ekonom: Tata Kelola SDA dan Perekonomian Sudah Keluar Jalur UUD 1945

Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:10

Ekonom Ramal Rupiah Betah di Rp17.000 per Dolar AS

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:45

Dukung Dakwah di AS, KAUMY Salurkan Bantuan untuk Nusantara Foundation

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:43

Bamsoet dan Ketum Perbakin Banten Berburu Babi Hutan Perusak Panen

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:27

Salah Beri Informasi Saat Minyakita Bermasalah, Pengamat: Ucapan Prabowo Peringatan untuk Zulhas

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:13

Regulasi Right to Be Forgotten di Indonesia Masih Abu-abu

Sabtu, 23 Mei 2026 | 16:58

Selengkapnya