Berita

Prof Siti Zuhro/RMOL

Politik

Kubu Prabowo dan Ganjar Diprediksi Terpancing Deklarasi Anies-Cak Imin

KAMIS, 07 SEPTEMBER 2023 | 18:16 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Deklarasi bakal calon presiden dan calon wakil presiden Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP), Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar diprediksi memancing bakal capres lain untuk tancap gas mengumumkan pendampingnya.

Prediksi tersebut disampaikan Peneliti Utama Politik Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Prof. Siti Zuhro, dalam diskusi OTW 24 yang digelar KedaiKOPI, di bilangan Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (7/9).

"Mau tidak mau, suka tidak suka ini akan mendorong munculnya kemungkinan dipercepatnya Pak Prabowo sesegera mungkin meminang siapapun yang dianggap tepat. Demikian juga Mas Ganjar," ujar Siti Zuhro.


Meski begitu, sosok yang kerap disapa Mbak Wi itu menyayangkan kandidat pemimpin yang diusung partai politik (parpol) atau gabungan Parpol dalam beberapa kali pilpres tidak dipersiapkan secara matang.

Sehingga menurutnya, muncul kebingungan dari koalisi-koalisi yang terbentuk dalam hal menentukan kandidat capres maupun cawapres yang akan diusung.

"Menyongsong Pemilu 2024, cara berpikir analog masih diterapkan, belum digital. Yang artinya tiba masa, tiba akal," tuturnya.

Kekalutan koalisi dalam menentukan bacapres maupun bacawapres jelang Pilpres 2024 ini, menurut Siti Zuhro menjadi pekerjaan rumah parpol, terutama dalam hal kaderisasi.

"Ini menunjukkan bahwa parpol kita belum melembaga, bagaimana mereka mengurus atau membangun koalisi ketika parpol belum melembaga untuk kaderisasinya," tandas Siti Zuhro.

Populer

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

Golkar Berduka, Putri Akbar Tandjung Wafat

Rabu, 11 Maret 2026 | 15:27

UPDATE

Forum IPEM 2026 Momentum Penting Perkuat Diplomasi Energi

Kamis, 19 Maret 2026 | 00:08

Polres Metro Tangerang Kota Ungkap 14 Kasus Curas Sepanjang Ramadan

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:45

Negara Bisa Menjadi Totaliter Lewat Teror dan Teknologi

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:28

Pengungkapan Pelaku Teror Air Keras Bukti Ketegasan Prabowo

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:10

YLBHI: Ada Pola Teror Berulang terhadap Aktivis hingga Jurnalis

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:51

Observatorium Bosscha: Hilal 1 Syawal Tipis di Ufuk Barat

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:32

TNI-Polri Harus Kompak Bongkar Teror Air Keras Aktivis KontraS

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:10

Umat Hindu Semarang Gelar Tawur Agung Kesanga Sambut Nyepi Saka 1948

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:56

YLBHI Minta Kasus Air Keras Andrie KontraS Disidang di Peradilan Umum

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:40

Kinerja Cepat Polri Ungkap Kasus Penyiraman Air Keras Tuai Apresiasi

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:11

Selengkapnya