Berita

Pertemuan GAMKI dan Komunitas Civil Society bertemu Presiden Bank Dunia Ajay Banga di Jakarta, Rabu (6/9)/Ist

Politik

Bersama Dua Putri Gus Dur, GAMKI Temui Presiden Bank Dunia

KAMIS, 07 SEPTEMBER 2023 | 15:54 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (DPP GAMKI) Sahat MP Sinurat melakukan pertemuan terbatas dengan Presiden World Bank Ajay Banga bersama perwakilan Civil Society Organizations (CSOs) di Indonesia, Rabu (6/9).

Di antara perwakilan civil society yang hadir adalah dua putri Presiden RI Keempat Abdurrahman Wahid (Gus Dur), Yenny Wahid (Wahid Foundation) dan Alissa Wahid (Jaringan Gusdurian). Selanjutnya ada Laode Syarif dan Victoria Fanggidae dari Prakarsa.

“Kami bertukar pikiran tentang bagaimana pembangunan di Indonesia, pengembangan SDM, digitalisasi, pendidikan, kesehatan, pemberantasan korupsi, kesetaraan gender, pemerataan pembangunan, tantangan generasi muda, dan berbagai isu lainnya,” jelas Sahat kepada Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (6/9).


Ajay Banga menyambut baik pertemuan ini. Menurut dia hal itu perlu dijalin terus ke depannya guna menyerap aspirasi dari para civil society di Indonesia.

“Ke depannya kami akan lebih banyak melibatkan dan mendengar masukan dari Civil Society Organizations (CSOs) di Indonesia,” kata orang nomor satu di Bank Dunia asal India tersebut.

Presiden Bank Dunia (World Bank) Ajay Banga berkunjung ke Indonesia selama empat hari mulai 4 September 2023 bertepatan dengan pelaksanaan KTT ke-43 ASEAN dalam rangka tour global yang bertujuan untuk mempersiapkan playbook baru bagi institusi tersebut.

Playbook Tour bertujuan untuk memperdalam hubungan dengan negara-negara dan berbagai mitra, serta mengidentifikasi peluang untuk memaksimalkan dampak melalui pengetahuan, dukungan keuangan, dan dukungan teknis.

“Kunjungan Banga ke Indonesia akan menggambarkan potensi Bank Dunia untuk mereplikasi dan memperluas proyek-proyek yang memiliki dampak,” demikian pernyataan resmi Bank Dunia.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Warga Gembira TransJakarta Layani Rute Kepulauan Seribu

Selasa, 11 Agustus 2026 | 06:10

UPDATE

Rakornas BEM KSI Bawa Misi Besar

Jumat, 21 Agustus 2026 | 20:08

BNPB Catat 8 Provinsi Terjadi Karhutla Selama 2 Hari, Wilayah IKN Jadi Prioritas

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:52

Menkop Dorong Anak Muda Malang Bentuk Koperasi untuk Perkuat Usaha

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:51

Gus Yaqut Seret Pemerintah Arab Saudi demi Bantah Dakwaan KPK

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:48

Kinerja Menhut Atasi Karhutla Dipertanyakan, Hukum Cuma Tajam ke Bawah?

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:34

BRI Group Kelola Ekosistem Emas 153 Ton melalui Ekosistem Ultra Mikro

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:23

Belajar dari Kehancuran Harappa

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:09

Pertarungan Para King Maker dan Super-Konektor Belakang Layar Pilpres 2029

Jumat, 21 Agustus 2026 | 18:29

Petinggi PT Pakuwon Jati Diperiksa KPK

Jumat, 21 Agustus 2026 | 18:28

Semua Elemen Masyarakat Harus Jaga Jakarta Tetap Kondusif

Jumat, 21 Agustus 2026 | 18:05

Selengkapnya