Berita

G20/Net

Dunia

G20 Sepakat Beri Keanggotaan Permanen untuk Uni Afrika

KAMIS, 07 SEPTEMBER 2023 | 14:16 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Kelompok ekonomi G20 telah sepakat untuk memberikan keanggotaan permanen kepada Uni Afrika. Organisasi regional itu akan diberikan status yang sama dengan Uni Eropa.

Menurut Bloomberg pada Kamis (7/9), Uni Afrika akan diberikan status sebagai organisasi internasional yang diundang.

Adapun keputusan ini akan diumumkan selama KTT G20 yang akan digelar di New Delhi, India pada 9-10 September.


Selama forum bisnis B20 pada pekan lalu, Perdana Menteri India Narendra Modi yang memegang presidensi G20 mengajak Uni Afrika untuk bergabung.

G20 merupakan blok perekonomian utama dunia, terdiri dari 19 negara dan Uni Eropa (UE), yang menyumbang sekitar 85 persen PDB global dan dua pertiga populasi dunia. Namun Afrika Selatan adalah satu-satunya anggota dari benua Afrika.

Modi mencatat, Uni Afrika yang memiliki PDB kolektif sebesar 3 triliun dolar AS pada tahun lalu dapat diterima sebagai anggota.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sekolah Rakyat dan Investasi Penghapusan Kemiskinan Ekstrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:03

Agenda Danantara Berpotensi Bawa Indonesia Menuju Sentralisme

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:45

JMSI Siap Perkuat Peran Media Daerah Garap Potensi Ekonomi Biru

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:34

PP Himmah Temui Menhut: Para Mafia Hutan Harus Ditindak Tegas!

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:29

Rezim Perdagangan dan Industri Perlu Dirombak

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:15

GMPG Pertanyakan Penanganan Hukum Kasus Pesta Rakyat Garut

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:02

Roy Suryo Ogah Ikuti Langkah Eggi dan Damai Temui Jokowi

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:00

GMNI: Bencana adalah Hasil dari Pilihan Kebijakan

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:42

Pakar Hukum: Korupsi Merusak Demokrasi Hingga Hak Asasi Masyarakat

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:28

DPR Setujui Anggaran 2026 Komnas HAM Rp112 miliar

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:26

Selengkapnya