Berita

Presiden Bangladesh Mohammad Shahabuddin selama pembukaan KTT ke-18 ASEAN-Asia Timur di Assembly Hall Jakarta Convention Center (JCC) pada Kamis, 7 September 2023/RMOL

Dunia

Bangladesh Ingin Jadi Mitra Dialog Sektoral ASEAN

KAMIS, 07 SEPTEMBER 2023 | 13:59 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Dengan banyaknya potensi yang dimiliki, Bangladesh ingin menaikkan status hubungannya dengan ASEAN ke tingkat yang lebih tinggi.

Hal itu diutarakan Presiden Bangladesh, Mohammad Shahabuddin selama pembukaan KTT ke-18 ASEAN-Asia Timur di Assembly Hall Jakarta Convention Center (JCC) pada Kamis (7/9).

Shahabuddin mengatakan bahwa Bangladesh ingin meningkatkan kerja samanya dengan menjadi mitra dialog sektoral ASEAN.


Menurutnya, peningkatan status mitra Bangladesh di ASEAN akan menciptakan peluang luas bagi kedua pihak.

"Bangladesh ingin meningkatkan hubungannya dengan ASEAN dan melakukan industrialisasi dengan menjadi mitra dialog sektoral ASEAN," ujar Presiden Bangladesh.

Dia menjabarkan sektor apa saja yang bisa dikembangkan oleh ASEAN dan Bangladesh ketika kerja sama mereka diperkuat.

"Ada banyak sektor termasuk perdagangan, investasi, masalah keamanan transnasional, perubahan iklim," jelasnya.

Sebagai ketua Indian Ocean Rim Association (IORA) tahun ini, Shahabuddin senang dengan perkembangan kerja sama yang terjalin dengan ASEAN.

Dia yakin bahwa MoU yang telah ditandatangani IORA pada Selasa (5/9) akan memberikan kontribusi signifikian bagi kemajuan di kawasan Indo-Pasifik.

"Saya percaya bahwa keterlibatan IORA dan ASEAN di kawasan Indo-Pasifik mampu memastikan lingkungan perdagangan dan investasi yang adil, setara, dan berkelanjutan yang akan meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan kerja sama," pungkasnya.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

Pergantian Panglima TNI, Kapolri, dan Jaksa Agung Jadi Ujian Kekuatan Prabowo

Senin, 03 Agustus 2026 | 18:10

UPDATE

Usulan PPPK Jadi ASN Pusat Sejalan dengan Komitmen Prabowo

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:24

Emas Antam Terbang Rp20.000, Tembus Rp2,71 Juta per Gram Pagi Ini

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:23

Komisi III DPR Minta Penyebar Hoaks Kerusuhan Berbayar Diberantas

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:13

Bukan Cuma Hapus Konten, Penyebar Hoax Harus Diproses Hukum

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:07

Produk Newport Panen Kecaman, Promosi Tukar Hafal Ayat Suci dengan Miras

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:06

Puluhan Ribu Warga Padati Tunas Bumi Fest 2026 di Wonosobo

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:05

Disambut Sholawat, Gus Yaqut Siap Hadapi Sidang Dakwaan Korupsi Kuota Haji

Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:56

Pemulihan Ekosistem Harus Dilakukan Secara Serentak

Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:54

Trump Media Tekor 238 Juta Dolar AS, Saham Ambruk 8 Persen

Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:53

Ruang Amal Indonesia Siapkan 50 Warga Kurang Mampu Tembus Industri Tekstil

Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:49

Selengkapnya