Berita

Bey Machmudin dan Ridwan Kamil/Ist

Politik

Kinerja Pj Gubernur Bey Machmudin Akan Dikawal 16 Legislator Golkar Jabar

RABU, 06 SEPTEMBER 2023 | 23:34 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Partai Golkar Jawa Barat siap mendukung kepemimpinan Bey Machmudin sebagai Penjabat (Pj) Gubernur Jabar menggantikan Ridwan Kamil yang telah berakhir masa tugasnya.

Begitu dikatakan Ketua DPD Partai Golkar Jabar, Tubagus Ace Hasan Syadzily, dalam keterangan tertulisnya, yang diterima Kantor Berita RMOLJabar, Rabu (6/9). Dia yakin anak buah Presiden Joko Widodo itu mampu mengemban tugas untuk membangun Jabar.

"Partai Golkar Jawa Barat tentu saja sangat mendukung kepemimpinan Penjabat Gubernur Jawa Barat, Pak Bey T Machmudin. Kang Bey saya yakin mampu mengemban amanah meneruskan kepemimpinan Kang Emil dalam membangun Jawa Barat," kata Kang Ace, begitu sapannya.


Menurutnya, sepak terjang Bey Machmudin dengan berbagai pengalamannya sebagai birokrat diyakini akan mampu melanjutkan capaian pemerintah yang telah ditanam oleh kepemimpinan sebelumnya.

"Partai Golkar Jabar yang memiliki 16 kursi di DPRD Jabar telah saya minta untuk memperkuat berbagai kebijakan yang nanti akan diambil oleh Penjabat Gubernur Jawa Barat itu. Tentu kebijakan-kebijakan tersebut harus dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat Jawa Barat," papar Kang Ace.

Anggota DPR RI asal Kabupaten Bandung dan Kabupaten Bandung Barat itu berharap kehadiran Bey di Jabar akan semakin mendatangkan kemajuan dan kesejahteraan bagi masyarakat Jabar, sehingga sudah sepatutnya mendapat dukungan penuh dari Partai Golkar.

"Apalagi, saya secara pribadi, mengenal sangat baik beliau. Beliau dekat dengan Presiden Jokowi. Tentu kedekatan ini akan menjadi keuntungan bagi pemerintah pusat agar lebih memiliki perhatian khusus kepada Jawa Barat," pungkasnya.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

UPDATE

Gus Yaqut dan Jokowi, Siapa yang Benar?

Minggu, 01 Februari 2026 | 04:09

Ketika Eropa Abad ke-18 Begitu Jorok, Terbelakang, dan Menjijikkan

Minggu, 01 Februari 2026 | 04:05

Eks Relawan: Jokowi Manusia Nggedabrus

Minggu, 01 Februari 2026 | 03:33

Mantan Ketua LMND Muhammad Asrul Gabung PSI

Minggu, 01 Februari 2026 | 03:12

Kentungan Oranye Anies

Minggu, 01 Februari 2026 | 03:01

Pemain Saham Gorengan Bakal Disikat

Minggu, 01 Februari 2026 | 02:27

MUI: Board of Peace Neokolonialisme Gaya Baru

Minggu, 01 Februari 2026 | 02:17

Jokowi Hadiri Rakernas PSI, tapi Tak Sanggup ke Pengadilan, Warganet: Penyakit Kok Pilih-pilih

Minggu, 01 Februari 2026 | 02:01

Prabowo Pede Fundamental Ekonomi RI Tetap Kuat di Tengah Gejolak Pasar Modal

Minggu, 01 Februari 2026 | 01:15

Pengangkatan 32 Ribu Pegawai Inti SPPG Jadi PPPK Picu Kecemburuan

Minggu, 01 Februari 2026 | 01:06

Selengkapnya