Berita

Aktivis 98, Immanuel Ebenezer (tengah)/RMOL

Politik

Tak Lagi Menghujat, Noel Ebenezer Ngaku Kepincut Gagasan Prabowo

RABU, 06 SEPTEMBER 2023 | 20:53 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Alasan aktivis 98, Immanuel Ebenezer, mendukung bakal calon presiden (Bacapres) Koalisi Indonesia Maju (KIM), Prabowo Subianto, dipastikan karena gagasan untuk Indonesia ke depan.

Ketua Umum Prabowo Mania 08 itu menilai Prabowo bukan sosok pemimpin instan, yang tidak melalui proses panjang, utamanya dalam berkarir di dunia politik yang penuh hujatan.

Dia memaparkan perjalanan karir Prabowo yang dimulai sejak 2009. Saat itu dia menjadi calon wakil presiden (Cawapres) berpasangan dengan Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri.


"Dia (Prabowo) pernah digadang-gadang sebagai Cawapres 2009 dengan Bu Mega," urainya.

Sosok yang kerap disapa Noel itu mengaku heran dengan terus diangkatnya wacana pelanggaran HAM oleh lawan politik.

"(Pada) 2019 Pak Prabowo diangkat dan diminta menjadi bagian dari pemerintahan Pak Jokowi, orkestrasi soal pelanggaran HAM masih tetap diangkat," sindir Noel.

"Mereka tidak sadar bahwa saya ini pelaku 98. Mungkin kawan-kawan tidak asing melihat wajah saya," sambungnya.

Namun, hari ini Noel justru memandang Prabowo sebagai sosok yang layak menjadi presiden, karena visi misinya untuk Indonesia ke depan.

"Makanya, saya yakin sekali Pak Prabowo sosok yang punya komitmen terhadap demokrasi. Apalagi berkali-kali saya diskusi, beliau menyampaikan demokrasi kita harus dikuatkan," ucapnya.

"Beliau itu kerjaannya cuma memikirkan rakyat. Bagaimana memberi rakyat dari tingkat PAUD, TK, sampai SMA, mendapat gizi yang baik. Makanya ada program makan gratis bila memenangkan kontestasi 2024 nanti," pungkas Noel.

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

UPDATE

Hubungan Industrial Harmonis Fondasi Penting Tingkatkan Kinerja Pelindo

Jumat, 07 Agustus 2026 | 05:45

Kemhan Renovasi Sekretariat LVRI dan Bedah Rumah Veteran di 19 Provinsi

Jumat, 07 Agustus 2026 | 05:22

Seribu Lebih Ponpes Kini Bisa Kelola Dapur MBG

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:45

Prabowo Kumpulkan Petinggi Militer

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:25

Polisi Tangkap Dua Orang Penghasut di Medsos terkait Pernyataan Prabowo soal Nuklir Iran

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:08

Pengusaha Nasional Didorong jadi Pilar Kedaulatan Ekonomi

Jumat, 07 Agustus 2026 | 03:55

IDCPC sebagai Instrumen Soft Power Diplomacy China

Jumat, 07 Agustus 2026 | 03:35

Rencana Purbaya Kuasai Saham Whoosh Sudah Sampai ke Pemerintah China

Jumat, 07 Agustus 2026 | 03:15

BGN Bidik Percepatan Pembangunan SPPG di Wilayah 3T

Jumat, 07 Agustus 2026 | 02:54

Perbankan Harus Beri Karpet Merah UMKM agar Naik Kelas

Jumat, 07 Agustus 2026 | 02:28

Selengkapnya