Berita

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto bersama sejumlah menteri ikut mendampingi Presiden Joko Widodo di kegiatan KTT ke-43 ASEAN/Ist

Politik

Didampingi Airlangga, Jokowi Adakan Pertemuan Bilateral Bersama Presiden Bangladesh

RABU, 06 SEPTEMBER 2023 | 15:34 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Pertemuan bilateral dilakukan Presiden Joko Widodo bersama Presiden Bangladesh Mohammed Shahabuddin di sela kegiatan KTT ke-43 ASEAN di Jakarta, Rabu (6/9).

Dalam pertemuan tersebut, Presiden Jokowi turut didampingi Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto beserta sejumlah menteri lain.

Pada kesempatan tersebut, Presiden Jokowi menegaskan Indonesia dan Bangladesh telah bersahabat lebih dari 50 tahun. Oleh karena itu, persahabatan ini perlu diperkuat melalui kerja sama yang lebih konkret dan bermanfaat bagi kedua negara.


Dipaparkan Presiden Jokowi, nilai perdagangan Indonesia saat ini mengalami pertumbuhan signifikan sebesar 19 persen dalam 5 tahun terakhir. Momentum ini perlu ditingkatkan dengan mengatasi hambatan perdagangan.

Oleh karena itu, perundingan Preferential Trade Agreement (PTA) perlu didorong untuk segera diselesaikan agar mempermudah arus dagang dan memperluas akses pasar di kedua negara.

Dalam bidang energi dan infrastruktur, Indonesia juga siap berkontribusi bagi pertumbuhan ekonomi Bangladesh melalui konsorsium proyek Pembangkit Listrik Tenaga Gas (PLTG).

Sementara di bidang transportasi, BUMN Indonesia juga turut berkontribusi dengan mengikuti tender pengadaan gerbong kereta api sebanyak 200 gerbong untuk pengembangan konektivitas di Bangladesh.

Pemerintah Indonesia tentunya berharap mendapat tanggapan positif dari Pemerintah Bangladesh terkait hal tersebut.

Populer

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Megawati: Kudatuli adalah Simbol Ketidakadilan!

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:38

Densus 88 Ciduk Dua Pria Terlibat Jaringan Terorisme di Ciamis dan Lampung

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:11

PDIP Sebut Babinsa Awasi Wajib Pajak Salahi Wewenang

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:47

Purbaya Buka Peluang Ubah Status KEK di Bali untuk PFII

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:39

Megawati Minta Pramono dan Doel Kembalikan TIM jadi Tempat Seniman

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:30

Warga Kwini 8 Minta Sengketa Diselesaikan Lewat Jalur Hukum

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:28

PPP Dukung Tindakan Tegas Polri Jaga Kamtibmas di Jakarta

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:14

KPK Terbitkan Dua Sprindik Pengembangan Kasus Bea Cukai, Sudah Ada Tersangka

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:31

Pakar Soroti Modus Dugaan TPPU Febrie dari Safe House hingga Temuan Emas Batangan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:24

Kiprah Mantri BRI Menjadi Penggerak Pertumbuhan Ekonomi Kerakyatan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:14

Selengkapnya