Berita

Presiden Amerika Serikat Joe Biden/Net

Dunia

Tidak Hadiri KTT ASEAN, Joe Biden Seperti Bunuh Diri

RABU, 06 SEPTEMBER 2023 | 15:36 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Keputusan Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden untuk tidak menghadiri KTT ASEAN di Jakarta pada pekan ini dinilai akan merugikan Washington itu sendiri.

Di tengah upaya AS untuk melawan pengaruh China, ASEAN harusnya menjadi fokus Washington. Terlebih saat ini ASEAN dipimpin oleh Indonesia yang diyakini banyak pihak memiliki kedekatan yang lebih dengan China di bawah pemerintahan Presiden Joe Biden.

Begitu yang dipandang oleh kolumnis Bloomberg, Karishma Vaswani, dalam artikel bertajuk "Biden skipping the ASEAN Summit is a mistake".


Alih-alih menghadiri langsung KTT ASEAN, Biden mengirim wakilnya, Kamala Harris, ke Jakarta. Langkah ini telah disayangkan oleh berbagai pihak, termasuk Indonesia sebagai tuan rumah. Padahal Biden juga akan melakukan tur ke New Delhi untuk menghadiri KTT G20 dan Vietnam.

"Biden bukan hanya tidak hadir, dia juga menolak kekuatan besar di kawasan ini - dan mengingat AS terus-menerus mengatakan ingin membangun hubungan yang lebih kuat dengan Asia, hal ini terasa seperti sebuah tujuan bunuh diri," tulis Vaswani, yang tampaknya merujuk pada Indonesia.

Dengan upaya AS untuk melawan pengaruh China, Vaswani menyebut seharusnya Indonesia menjadi mitra Washington.

Indonesia adalah negara demokrasi yang besar dengan hubungan militer yang kuat secara historis dengan Amerika. Namun dalam beberapa tahun terakhir, di bawah kepemimpinan Presiden Joko Widodo, Indonesia telah menerima tawaran ekonomi dari Beijing.

"Membiarkan pengaruh China terus berlanjut adalah sebuah kesalahan bagi AS," lanjut Vaswani.

Selain itu, Vaswani juga menyebut, Biden seharusnyaa peka dan memanfaatkan keadaan. Situasi China yang sedang lemah secara ekonomi seharusnya digunakan oleh AS untuk membangun hubungan yang kuat dengan ASEAN, salah satunya dengan seharusnya menghadiri KTT ASEAN di Jakarta.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Pelaku Kekerasan Seksual di Gili Trawangan Dibekuk di Bali

Rabu, 29 April 2026 | 16:19

Tak Terlantar Lagi, Keluarga Pasien RSUD Banggai Laut Bisa Pakai Rumah Singgah

Rabu, 29 April 2026 | 16:10

KPK Ungkap Ada yang Ngaku-ngaku Bisa Atur Kasus Bea Cukai

Rabu, 29 April 2026 | 16:09

Update Laka KA di Bekasi Timur: 15 Meninggal, 91 Luka-luka

Rabu, 29 April 2026 | 16:05

Anggota DPRD Jabar Bongkar Dugaan “Mahasiswa Gaib” di Kampus

Rabu, 29 April 2026 | 15:56

PLN Perkuat Posisi Indonesia sebagai Pusat Pertumbuhan Ekonomi Digital

Rabu, 29 April 2026 | 15:44

5 Kg Sabu Gagal Dikirim ke Solo dari Malaysia

Rabu, 29 April 2026 | 15:42

Kemenhaj Gerak Cepat Tangani Kecelakaan Bus Jemaah Haji di Madinah

Rabu, 29 April 2026 | 15:37

PT KAI Harus Perkuat Sistem Peringatan Dini untuk Cegah Kecelakaan

Rabu, 29 April 2026 | 15:27

Prabowo Tegaskan RI Negara Paling Aman: yang Mau Kabur, Kabur Aja!

Rabu, 29 April 2026 | 15:25

Selengkapnya