Berita

Pemimpin junta Myanmar, Min Aung Hlaing/Net

Dunia

Junta Myanmar Kecam Pernyataan ASEAN: Sepihak dan Tidak Objektif!

RABU, 06 SEPTEMBER 2023 | 13:59 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Junta Myanmar mengutuk kecaman ASEAN terkait kekerasan militer yang meningkat dan menargetkan warga sipil di Burma.

Selama pertemuan puncak pada Selasa (5/6), para pemimpin ASEAN mendesak junta Myanmar untuk mengurangi kekerasan dan menghentikan serangan yang menargetkan warga sipil.

Indonesia sebagai Ketua ASEAN juga menyebut tidak ada kemajuan signifikan dalam lima poin konsensus yang telah disepakati para pemimpin untuk menyelesaikan krisis Myanmar.


Menanggapi pernyataan ASEAN, junta menyebutnya sebagai tindakan sepihak dan tidak objektif, seperti dikutip The Straits Times.

Dalam pernyataan yang diterbitkan di Global New Light of Myanmar pada Rabu (6/9), junta meminta ASEAN untuk mematuhi ketentuan dan prinsip Piagaam ASEAN, terutama prinsip non-intervensi negara-negara anggota.

Myanmar berada dalam kekacauan sejak kudeta militer tahun 2021 yang memicu protes massal dan tindakan keras militer berdarah.

Situasi Myanmar membuatnya tidak bisa menjadi Ketua ASEAN pada tahun 2026. Alih-alih, Filipina akan mengambil alih posisi tersebut.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Wall Street Variatif, Nasdaq Naik Ditopang Saham AI

Rabu, 23 September 2026 | 08:21

Kejagung Garap Lima Saksi di Kasus Korupsi MBG, Ada Pegawai SPPG Karawang

Rabu, 23 September 2026 | 08:06

Emas Gagal Bersinar, Tertekan Ekspektasi Suku Bunga Ketat dan Penguatan Dolar AS

Rabu, 23 September 2026 | 07:41

Dolar AS Berfluktuasi Ditopang Ketidakpastian Minyak

Rabu, 23 September 2026 | 07:23

Bursa Eropa Beragam: Dorongan Sektor Teknologi Imbangi Tekanan Sektor Keuangan

Rabu, 23 September 2026 | 07:07

Ruang Amal Indonesia-IFG Life-Kemenko PM Hadirkan Program bagi Ojol Tunarungu

Rabu, 23 September 2026 | 06:40

Sering Kebakaran, Gedung Wajib Miliki Alat Deteksi Dini

Rabu, 23 September 2026 | 06:28

MUI Minta Pelaku Usaha Bersiap Hadapi Wajib Halal 18 Oktober

Rabu, 23 September 2026 | 06:18

Kursi Gibran Goyang

Rabu, 23 September 2026 | 06:03

Dua Jemaah Haji Indonesia Masih Dirawat di RS Arab Saudi

Rabu, 23 September 2026 | 05:45

Selengkapnya