Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Cegah Kekeringan, Maroko Mulai Operasikan Jalan Raya Air

KAMIS, 31 AGUSTUS 2023 | 16:23 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Maroko telah berhasil menyelesaikan tahap pertama proyek jalan raya air yang menghubungkan Sungai Oued Sebou ke Bendungan Sidi Mohammed Ben Abdellah dekat Rabat.

Jalan sepanjang 66 kilometer tersebut mulai beroperasi pada Senin sore (27/8) untuk mengangkut 400 juta meter kubik air setiap tahunnya.

Proyek bernilai 590 juta dolar AS atau Rp 8,9 triliun ini didanai oleh pemerintah dan otoritas regional. Tujuannya untuk menyediakan air minum ke Casablanca dan wilayah sekitar.


Mengutip Morocco World News, proyek ini bekerja sama dengan empat perusahaan lokal dan menggunakan jaringan pipa baja canggih.

Proyek ini adalah salah satu dari banyak proyek yang dilakukan Maroko dalam beberapa tahun terakhir untuk mencegah ancaman kelangkaan air, dengan bendungan dan pabrik desalinasi menjadi prioritas dalam proyek-proyek negara.

Awal tahun ini, pemerintah Maroko meluncurkan proyeki 20 bendungan dengan total kapasitas penyimpanan lebih dari 5 miliar meter kubik. Pemerintah juga mengungkapkan rencana untuk meresmikan 1.000 bendungan berukuran kecil pada tahun 2030.

Maroko mengalokasikan 37,6 miliar dolar AS untuk rencana tahun 2020-2050 demi meningkatkan jaringan air nasional untuk keperluan rumah tangga dan pertanian. Rencana tersebut juga mencakup langkah-langkah untuk melindungi pasokan air dari ancaman iklim.

Peningkatan jumlah bendungan merupakan salah satu fokus strategi Maroko untuk menjaga keamanan air.

Selain berinvestasi di bidang infrastruktur, Maroko juga berupaya mendorong penerapan jaringan irigasi untuk mengoptimalkan penggunaan air di bidang pertanian, karena sektor ini saat ini menyumbang 88 persen konsumsi air nasional.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

UPDATE

Direktur P2 Ditjen Bea Cukai Rizal Bantah Ada Setoran ke Atasan

Jumat, 06 Februari 2026 | 03:49

Pimpinan Baru OJK Perlu Perkuat Pengawasan Fintech Syariah

Jumat, 06 Februari 2026 | 03:25

Barang Ilegal Lolos Lewat Blueray Cargo, Begini Alurnya

Jumat, 06 Februari 2026 | 02:59

Legitimasi Adies Kadir sebagai Hakim MK Tidak Bisa Diganggu Gugat

Jumat, 06 Februari 2026 | 02:36

Uang Dolar Hingga Emas Disita KPK dari OTT Pejabat Bea Cukai

Jumat, 06 Februari 2026 | 02:18

Pemda Harus Gencar Sosialisasi Beasiswa Otsus untuk Anak Muda Papua

Jumat, 06 Februari 2026 | 01:50

KPK Ultimatum Pemilik Blueray Cargo John Field Serahkan Diri

Jumat, 06 Februari 2026 | 01:28

Ini Faktor Pendorong Pertumbuhan Ekonomi Kuartal IV-2025

Jumat, 06 Februari 2026 | 01:08

KPK Tetapkan 6 Tersangka OTT Pejabat Bea Cukai, 1 Masih Buron

Jumat, 06 Februari 2026 | 00:45

Pengamat: Wibawa Negara Lahir dari Ketenangan Pemimpin

Jumat, 06 Februari 2026 | 00:24

Selengkapnya