Berita

Anggota Bawaslu RI, Puadi/RMOL

Politik

Bawaslu Pasif Respon Beredarnya Video Gibran hingga Bobby Ajak Pilih Ganjar dan PDIP

SENIN, 28 AGUSTUS 2023 | 14:37 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Beredarnya video putra sulung dan menantu Presiden Joko Widodo, Gibran Rakabuming Raka, dan Bobby Nasution yang mengajak memilih PDI Perjuangan dan bakal calon presiden yang diusungnya, Ganjar Pranowo, direspon Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI.

Anggota Bawaslu RI, Puadi mengatakan, pihaknya bersifat pasif merespon adanya video ajakan dua anak Jokowi tersebut, alih-alih menindaklanjuti jika ada laporan masyarakat yang masuk.

"Yang jelas, pintu masuk penanganan pelanggaran di Bawaslu itu ada 2, temuan dan laporan. Kita tunggu informasi awal," ujar Puadi usai membuka acara Kompetisi Debat Penegakan Hukum Pemilu, di Hotel Mercure, Ancol, Jakarta Utara, Senin (28/8).


Meski begitu, Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran, Data dan Informasi Bawaslu RI itu memastikan Bawaslu konsisten melakukan pengawasan di masa sosialisasi saat ini, di mana hanya parpol yang boleh mengenalkan diri ke publik dengan batasan tertentu.

"Ya kita akan lihat dulu. Kita tetap konsisten melakukan pengawasan. Kita bisa lihat, ada enggak potensi-potensi pelanggaran administrasi, etik, pelanggaran terhadap UU lainnya," kata Puadi.

"Kalau itu bukan ranah Bawaslu, bisa kita rekomendasikan. Ada satu kewenangan yang bukan merupakan kewenangan Bawaslu," sambungnya menegaskan.

Lebih lanjut, mantan anggota Bawaslu Provinsi DKI Jakarta itu memastikan saat ini belum ada peserta Pemilu 2024 terkecuali 18 Parpol.

"Pasca penetapan Parpol peserta pemilu, kita konsisten hanya mengawasi sosialisasi partai politik," demikian Puadi menambahkan.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Purbaya Siapkan Sanksi bagi Importir Buntut Kontainer Menumpuk

Minggu, 07 Juni 2026 | 00:21

Kebakaran Rumah di Palmerah, 17 Unit dan 85 Personel Damkar Dikerahkan

Minggu, 07 Juni 2026 | 00:05

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

Widiyanti Putri Wardhana dan Nusron Wahid Layak Direshuffle

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:38

Kompetisi Ketapel Antar ASN

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:19

Buzzer Jokowi Jangan Dulu Pesta, P21 Bukan Vonis Pengadilan

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:00

Investor Asing Laporkan Dugaan Penyalahgunaan Dana Proyek Marina Bay City ke Polda Bali

Sabtu, 06 Juni 2026 | 22:48

Kritik Rocky Gerung, Gumarang: Menteri Keuangan Bukan Sekadar Kasir

Sabtu, 06 Juni 2026 | 22:27

State-Driven Economy untuk Hentikan Ketimpangan dan Ketergantungan

Sabtu, 06 Juni 2026 | 21:57

Puluhan Miliar Dana Investasi Dipersoalkan, Siapa Bertanggung Jawab di Marina Bay City?

Sabtu, 06 Juni 2026 | 21:33

Selengkapnya