Berita

Bacapres PDIP Ganjar Pranowo dan Bacapres Koalisi Perubahan untuk Persatuan, Anies Baswedan/Net

Politik

Duet Ganjar-Anies Mustahil Terwujud

MINGGU, 27 AGUSTUS 2023 | 11:41 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

  Mimpi menduetkan bakal calon presiden (bacapres) yang diusung mereka, Ganjar Pranowo, dengan Anies Baswedan yang jadi bacapres Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP), mustahil terwujud

Direktur Lembaga Riset Lanskap Politik Indonesia, Andi Yusran, mengatakan, ada banyak resistensi yang muncul jika duet pasangan ini dipaksakan.

"Pertama basis dukungan dari keduanya secara ideologis berbeda dan berseberangan," kata Andi saat berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL, Minggu (27/8).


Visi dari keduanya pun cenderung berbeda. Di mana Ganjar ingin melanjutkan program pembangunan yang sudah berjalan, sementara Anies menginginkan perubahan.

Selanjutnya, masing-masing tokoh ngotot mengincar posisi capres.

“Terakhir, tentang relasi hubungan PDI Perjuangan dengan koalisi perubahan yang saling berseberangan,” tutup analis politik dari Universitas Nasional itu.

Populer

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Cegah Kabur, Segera Eksekusi Razman Nasution!

Kamis, 21 Mei 2026 | 05:04

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

Bebaskan Nadiem, Lalu Adili Jokowi

Senin, 18 Mei 2026 | 02:46

UPDATE

Kasus Roy Cs, Polisi Sudah Lengkapi Petunjuk Jaksa

Sabtu, 23 Mei 2026 | 20:13

Bukan Soal Salah Nama Desa, IPI: Reshuffle Perlu Karena Rapor Merah Menko Pangan

Sabtu, 23 Mei 2026 | 19:49

Pertamina Trans Kontinental Berdampak bagi Lingkungan, Raih Best CSR 2026

Sabtu, 23 Mei 2026 | 19:10

Hilirisasi Nasional, Jalan Menuju Keadilan Ekonomi

Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:13

Ekonom: Tata Kelola SDA dan Perekonomian Sudah Keluar Jalur UUD 1945

Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:10

Ekonom Ramal Rupiah Betah di Rp17.000 per Dolar AS

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:45

Dukung Dakwah di AS, KAUMY Salurkan Bantuan untuk Nusantara Foundation

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:43

Bamsoet dan Ketum Perbakin Banten Berburu Babi Hutan Perusak Panen

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:27

Salah Beri Informasi Saat Minyakita Bermasalah, Pengamat: Ucapan Prabowo Peringatan untuk Zulhas

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:13

Regulasi Right to Be Forgotten di Indonesia Masih Abu-abu

Sabtu, 23 Mei 2026 | 16:58

Selengkapnya