Berita

Dirkrimsus Polda Lampung Kombes, Donny AP/Ist

Presisi

Polda Lampung Selidiki Dugaan Tumpahan Minyak Mentah yang Cemari Pantai Kedu Warna

MINGGU, 27 AGUSTUS 2023 | 02:05 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Krimsus) Polda Lampung berkoordinasi dengan DLH Provinsi Lampung mulai menyelidiki kasus pencemaran limbah di pantai Kedu Warna, Kalianda, Lampung Selatan.

Dirkrimsus Polda Lampung, Kombes Donny AP mengatakan, terkait dugaan pencemaran pantai berupa limbah yang diduga minyak mentah sedang diselidiki oleh pihaknya berkoordinasi dengan DLH Provinsi Lampung.

"Subdit tipidter Ditreskrimsus Polda sedang lakukan lidik dan koordinasi dengan DLH," kata Donny AP, melalui pesan WhatsApp, dikutip Kantor Berita RMOLLampung, Sabtu (26/8).


Sebelumnya, Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Lampung mendorong aparat penegak hukum  dan pihak terkait agar mengusut tuntas dugaan minyak mentah yang mencemari pantai Kedu Warna, Kalinda, Lampung Selatan.

"Kita mendorong APH, DLH dan KLHK agar mengusut tuntas pencemaran pantai oleh limbah yang diduga minyak mentah itu. Agar kedepannya tidak terjadi lagi," kata Direktur Walhi Lampung, Irfan Tri Musri, Rabu (23/8).

Dia menjelaskan, selama ini dan beberapa kali telah terjadi pencemaran limbah yang serupa namun tidak ada satupun diproses oleh APH atau instansi terkait lainnya khususnya di Provinsi Lampung.

"Harus ada upaya penegakan hukum agar tidak terulang terus seperti kasus kasus sebelumnya. Jika tidak ada penegakan hukum dan sanksi yang tegas maka akan terulang lagi dan yang dirugikan adalah masyarakat dan lingkungan," tandasnya.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Istri Wali Kota Madiun Dicecar KPK soal Dugaan Aset Hasil Korupsi

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:22

Giant Sea Wall Pantura Dirancang Lindungi Jutaan Warga dan Jadi Mesin Ekonomi Baru

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:17

Pengamat: Pencoretan Saham Unggulan RI dari MSCI Jadi Tekanan Psikologis Pasar

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:14

Harga Minyak Dunia Terus Merangkak Naik

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:05

Dana PIP 2026 Belum Cair? Begini Cara Mudah Cek Status Pakai NIK dan NISN

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:04

IHSG Ambles 1,59 Persen, Asing Catat Net Sell Rp49,28 Triliun Usai Pengumuman MSCI

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:47

Komisi VIII DPR: Predator Seksual di Ponpes Pati harus Dihukum Seberat-beratnya!

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:43

Singapura Ingin Hidupkan Sijori Lagi Bersama RI dan Malaysia

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:35

Anak Buah Zulhas Dicecar KPK soal Pengaturan Proyek dan Fee Bupati Rejang Lebong

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:33

MUI GPT Bisa Jadi Terobosan Pelayanan Umat Berbasis AI

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:32

Selengkapnya