Berita

Ilham Bintang saat menemani cucunya di Theatre Aksra Hotel Pullman di Bangkok/Ist

Publika

Melepas Cucu Masuk Arena Lomba Essay dan Debat Tingkat Dunia

SABTU, 26 AGUSTUS 2023 | 10:43 WIB | OLEH: ILHAM BINTANG

RATUSAN bocah, "Gen A" atau Generasi Alpha "ngeriung" di Theatre Aksra Hotel Pullman di Bangkok, Jumat (25/8) pagi. Cucu ketiga saya, Rania Adiradya Bintang (11) termasuk di dalamnya.

Sebagai kakek, pemandangan itu menawan. Visualnya memanjakan mata menentramkan hati. Menyaksikan Gen A membekali diri untuk masa depannya. Anak-anak "Gen A" merupakan generasi pertama yang benar-benar telah hidup berdampingan dengan teknologi canggih sejak mereka dilahirkan.

Perdefinisi, generasi yang sudah sangat akrab dengan teknologi digital. Walaupun ada  penelitian yang menunjukkan justru Gen A tidak terlalu kecanduan dengan teknologi digital. Tidak seperti orang tua mereka (generasi milenial) yang sangat mengalami ketergantungan itu.


Pemandangan di Theatre Aksra pagi itu bagi Sang Opa, setidaknya mampu melupakan sejenak kerumitan hidup di Tanah Air. Sebuah keadaan yang sudah lama diciptakan para politisi, para "baby boomers" dalam memperebutkan kekuasaan.

3500 Peserta dari 40 Negara

Pemandangan di Theatre Aksra tersebut adalah sebagian dari total 3500 peserta dari 40 negara yang mengikuti World Scholar's Cup di Bangkok. Rania Bintang, putri sulung pasangan dr Yassin Bintang - dr Ratu Abigail Audity adalah siswi kelas 6 SD Mentari Intercultural School Jakarta (MISJ).

Dia ikut lomba menulis essay dan debat. Rania bersama Tim --terdiri 15 pelajar MISJ -- diutus sekolahnya mengikuti World Scholar’s Cup kompetisi yang berlangsung di Bangkok, Thailand, 25 sampai dengan 30 Agustus 2023.

Mentari International School (MIS) atau yang kini berubah nama menjadi Mentari Intercultural School Jakarta ( MISJ) adalah salah satu lembaga pendidikan internasional di Jakarta yang menerapkan kurikulum International Baccalaureate (IB).
 
MISJ telah telah berkali-kali mengikuti ajang World Scholar’s Cup. Sebelum di Bangkok, Juli lalu dalam acara sama di Seoul, Korea Selatan, siswa MISJ juga memboyong banyak penghargaan.

Prestasi itu diraih setelah sebelumnya MISJ lolos babak kualifikasi di World Scholar’s Cup Jakarta Round. Dalam lomba yang diikuti 1.800 peserta dari seluruh dunia, MISJ mengirimkan beberapa tim untuk bertarung dalam Scholar’s Bowl, Writing, Subject Challenge, dan Debate.

MISJ menjadi sekolah pertama dalam sejarah program yang menyapu bersih penghargaan di Divisi Senior dengan menjadi juara pertama di empat bidang kompetisi. Hal ini sekaligus mempertahankan tradisi kemenangan MISJ dalam ajang World Scholar's Cup yang telah digeluti sejak tahun 2010.

World Scholars Cup terdiri 3 fase perjalanan atau tahapan. Diawali tahapan "Regional Round" atau tingkat nasional, lalu dilanjutkan ke Global Round dan pada akhirnya di tingkat teratas yakni Tournament of Champions di Yale University, Amerika Serikat.

Rania ikut berkompetisi di tingkat global, setelah ia berhasil melewati babak regional di Jakarta, Mei lalu. Dari event tersebut, ia berhasil memperoleh 3 medali emas dan 2 perak dalam lomba essay dan debat. Sekaligus dinyatakan memenuhi kualifikasi untuk maju berkompetisi di tingkat global.

Aplusan

Saya dan istri, dr Yassin dan cucu pertama, Aisha Bintang Ramadhan (17) tiba di Bangkok sejak Selasa (22/8) Agustus. Khusus mengawal untuk memberi spirit pada Rania sebelum berlaga.

Bundanya, berhalangan ikut rombongan kami karena bertugas menjaga gawang: menemani dua anaknya, Raihan Bintang dan Raisha Bintang untuk berbagai kegiatan di Jakarta. Jumat (25/8) petang Raihan menjadi "host" pada Pertandingan Basket Dunia - FIBA World Cup yang dibuka oleh Presiden Jokowi di Indonesia Arena, Jakarta.

Kami sempat melihat video penampilan Raihan bersama teman-temannya dari Rangers Basketball Academy di Indonesia Arena sebagai little champions mengiringi para pemain basket dunia, termasuk video tos-tosan dia bersama kawan-kawan hostnya dengan Menteri BUMN Erick Thohir di acara tersebut.

Video itu saya teruskan ke kontak jalur pribadi Erick di WA. "Terima kasih Pak Menteri sudah tos-tosan dengan cucu saya," ucap saya menyapa.

Spontan Erick Thohir pun merespons mengirim emoji dua jari tangan bersedekap. Bunda Rania, hari Minggu (27/8) baru akan terbang ke Bangkok aplusan dengan kami yang hari itu kembali ke Jakarta. Selanjutnya ia dan dr Yassin akan  mengawal Rania hingga akhir lomba.

Lima hari mengawal Rania di Bangkok, kami memetik banyak pelajaran berharga dari Gen A. Betapa tenangnya mereka menghadapi lomba penulisan dan debat tingkat dunia itu. Tidak sekalipun dia menunjukkan kecemasan atau perasaan was-was akan bertempur pikiran dan gagasan dengan anak-anak dari seluruh dunia.
 
Rania tetap tetap riang sepanjang hari. Bermain dan bercanda dengan kami. Sesekali mengontak kawan sekolahnya.

Namun, pada saat berkumpul di Theatre Aksra dia pun segera berlari meninggalkan kami. Dia sudah harus berkonsentrasi menghadapi lomba tingkat dunia itu. Pengantar atau kami hanya sampai di sini. Tidak bisa ikut masuk ruang itu. Pun sekadar hanya untuk menyaksikan.

Kami hanya tinggal mengerahkan barisan doa semoga dia berhasil. Mustahil ada intrik politik yang mengotori kegiatan tersebut. Semoga begitu. Ah, masih saja menggelayut di benak kebiasaan buruk politisi kita.

Penulis adalah Wartawan Senior

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Direktur P2 Ditjen Bea Cukai Rizal Bantah Ada Setoran ke Atasan

Jumat, 06 Februari 2026 | 03:49

KPK: Warganet Berperan Ungkap Dugaan Pelesiran Ridwan Kamil di LN

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:34

Nasabah Laporkan Perusahaan Asuransi ke OJK

Kamis, 05 Februari 2026 | 16:40

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

UPDATE

ISIS Mengaku Dalangi Serangan Bom Bunuh Diri di Masjid Syiah Pakistan

Minggu, 08 Februari 2026 | 16:06

BNI Gelar Aksi Bersih Pantai dan Edukasi Kelola Sampah di Bali

Minggu, 08 Februari 2026 | 15:36

Miliki Lahan di Makkah, Prabowo Optimistis Turunkan Biaya Haji

Minggu, 08 Februari 2026 | 15:16

Dukungan Parpol ke Prabowo Dua Periode Munculkan Teka-teki Cawapres

Minggu, 08 Februari 2026 | 14:52

KPK Telusuri Kongkalikong Sidang Perdata Perusahaan Milik Kemenkeu Vs Masyarakat di PN Depok

Minggu, 08 Februari 2026 | 14:42

RI Harus Tarik Diri Jika BoP Tak Jamin Keadilan Palestina

Minggu, 08 Februari 2026 | 14:32

Kehadiran Prabowo di Harlah NU Bawa Pesan Ulama-Umara Bersatu

Minggu, 08 Februari 2026 | 13:50

Forum Perdana Board of Peace akan Berlangsung di Washington pada 19 Februari

Minggu, 08 Februari 2026 | 13:31

Prabowo Tegaskan Pemimpin Wajib Tinggalkan Dendam dan Kebencian

Minggu, 08 Februari 2026 | 13:17

KPK Gali Dugaan Korupsi Dana Konsinyasi di PN Depok

Minggu, 08 Februari 2026 | 12:28

Selengkapnya