Berita

Kemasan makanan yang terbuat dari bahan dasar jamur/Net

Bisnis

Israel Kembangkan Kemasan Ramah Lingkungan Berbahan Dasar Jamur

SABTU, 26 AGUSTUS 2023 | 09:31 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Dalam upaya mengurangi penggunaan plastik untuk kemasan makanan, sebuah perusahaan bioteknologi Israel MadeRight membuat terobosan kemasan yang lebih ramah lingkungan dengan memanfaatkan jamur.

Hal itu diungkap oleh Otoritas Inovasi Israel (IIA) dalam postingan Facebook pada Jumat (25/8).

IIA mengatakan, lonjakan penggunaan bahan plastik, kaca, dan logam, kerap menghabiskan energi dan sumber daya, yang berkontribusi terhadap emisi karbon.


MadeRight disebut IIA telah memberikan alternatif solusi untuk masalah tersebut. Dalam pembuatan kemasan berbahan dasar jamur, mereka mengembangkan model ekonomi sirkular dengan memanfaatkan limbah industri organik sebagai pupuk untuk budidaya jamur.

"Pada prosedur tahap pertama, jamur ditumbuhkan melalui fermentasi pada substrat yang terbuat dari limbah organik industri," ungkap IIA, seperti dimuat Xinhua.

Selanjutnya, jamur diubah menjadi biomaterial bernilai tinggi. Kemudian dikirim ke perusahaan untuk dibentuk menjadi kemasan yang disesuaikan dengan kebutuhan industri.

"Metode baru ini memanfaatkan kualitas jamur untuk produksi kemasan baru dalam skala besar.  Kualitas ini mencakup pertumbuhan yang sangat cepat, ketersediaan sepanjang tahun, dan adaptasi terhadap semua iklim," jelasnya.

Selain itu, MadeRight dalam platformnya berani mengklaim bahwa kemasan jamur buatannya dapat didaur ulang dan tahan lama, selain itu bahan dasar pembuatannya juga tersedia secara luas dan cukup mudah dijangkau.

Sehingga diharapkan mampu membantu mengurangi emisi karbon jika dilakukan dalam skala besar.

Kabarnya hingga kini, MadeRight telah menerima dana awal sebesar dua juta dolar AS atau Rp 30 miliar untuk mengembangkan kemasan tersebut.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

UPDATE

Bursa Asia Awali November di Zona Merah

Senin, 02 November 2026 | 08:21

Laba Samindo Resources Melonjak 53 Persen, Efisiensi Biaya Jadi Penopang

Senin, 02 November 2026 | 07:55

Jet Pribadi Jatuh dan Meledak Dekat Permukiman, Sembilan Orang Tewas

Senin, 02 November 2026 | 07:40

Dituding Manipulasi Suara, Ketua KPU India Didesak Mundur

Senin, 02 November 2026 | 07:20

OJK: Tak Ada Dua Sanksi untuk Satu Pelanggaran di Pasar Modal

Senin, 02 November 2026 | 07:06

Polda Metro Tak Cukup Minta Maaf soal “Mahasewa Bayaran”

Senin, 02 November 2026 | 06:40

Kelurahan Berperan Besar Menuju Jakarta Kota Global

Senin, 02 November 2026 | 06:36

Potensi Pasar Asuransi Syariah RI Masih Besar

Senin, 02 November 2026 | 06:00

PPP NTB Protes Mardiono Asal Pecat Pengurus

Senin, 02 November 2026 | 05:39

Ketika Syarat Konstitusional Wapres Dipersoalkan

Senin, 02 November 2026 | 05:26

Selengkapnya