Berita

Satpol PP patroli jalur untuk mengantisipasi gangguan ketertiban umum jelang KTT ASEAN di Jalan KH Mas Mansur/Ist

Nusantara

Satpol PP Mulai Sterilisasi Jalur KTT ASEAN

JUMAT, 25 AGUSTUS 2023 | 16:24 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Jakarta turut mematangkan persiapan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-43 ASEAN yang akan berlangsung di Jakarta Convention Center (JCC) pada 5 hingga 7 September 2023.

Kasatpol PP Jakarta Pusat, Tumbur Parluhutan Purba memimpin langsung patroli penyisiran jalur untuk mengantisipasi gangguan ketertiban umum jelang KTT ASEAN di Jalan KH Mas Mansur, Jakarta Pusat, Jumat (25/8).

"Penyisiran ini untuk menjaga jalur lintasan steril, dan fasilitas sosial (fasos) dan fasilitas umum (fasum) jalur pejalan kaki bisa terjaga fungsinya," ujar Tumbur kepada wartawan.


Hasilnya, Satpol PP menjaring dan menerbitkan puluhan pedagang yang berjualan di atas fasos dan fasum. Dasar hukum penerbitan ini merujuk pada Peraturan Daerah (Perda) 8/2007 ayat 3 huruf i terkait Menggunakan bahu jalan (trotoar) tidak sesuai dengan fungsinya.

"Kami amankan sementara hasil penertiban. Nanti boleh diambil sesuai dengan mekanisme yang ada," sambung Tumbur.

Diperkirakan akan ada 27 pemimpin negara dan organisasi internasional yang hadir dalam KTT ke-43 ASEAN, termasuk pemimpin negara peserta EAS, pemimpin Pacific Island Forum (PIF), pemimpin Indian Ocean Rim Association (IORA), serta Direktur Eksekutif Dana Moneter Internasional (IMF) dan Bank Dunia.

Mengangkat tema keketuaan Indonesia di ASEAN tahun 2023 “ASEAN Matters: Epicentrum of Growth”, rangkaian KTT ini diharapkan menguatkan pencapaian dan pondasi visi ASEAN 2045 serta menguatkan kelembagaan ASEAN baik dari segi pembuatan keputusan yang lebih efektif dan efisien hingga hal-hal substansi keorganisasian.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Sekolah Rakyat dan Investasi Penghapusan Kemiskinan Ekstrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:03

Agenda Danantara Berpotensi Bawa Indonesia Menuju Sentralisme

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:45

JMSI Siap Perkuat Peran Media Daerah Garap Potensi Ekonomi Biru

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:34

PP Himmah Temui Menhut: Para Mafia Hutan Harus Ditindak Tegas!

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:29

Rezim Perdagangan dan Industri Perlu Dirombak

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:15

GMPG Pertanyakan Penanganan Hukum Kasus Pesta Rakyat Garut

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:02

Roy Suryo Ogah Ikuti Langkah Eggi dan Damai Temui Jokowi

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:00

GMNI: Bencana adalah Hasil dari Pilihan Kebijakan

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:42

Pakar Hukum: Korupsi Merusak Demokrasi Hingga Hak Asasi Masyarakat

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:28

DPR Setujui Anggaran 2026 Komnas HAM Rp112 miliar

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:26

Selengkapnya