Berita

Ketua DPW Nasdem Aceh, Teuku Taufiqulhadi/RMOLAceh

Politik

Soal Wacana Ganjar-Anies, Nasdem Aceh: Belum Ada Pembicaraan di Koalisi

JUMAT, 25 AGUSTUS 2023 | 14:56 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Wacana duet Ganjar Pranowo dan Anies Baswedan pada Pilpres 2024 dinilai sebagai hal yang bagus. Sayangnya, wacana itu tidak berasal dari internal Koalisi Perubahan untuk Persatuan.

"Wacana itu bagus. Karena dia (Ganjar) telah terseleksi pasti mereka ini adalah anak bangsa yang baik, jadi kalau bertemu antara orang baik dan orang baik itu tentu saja akan memiliki makna yang lebih khusus, baiknya (wacana) dalam konteks itu," kata Ketua DPW Partai Nasdem Aceh, Teuku Taufiqulhadi, kepada Kantor Berita RMOLAceh, Jumat (25/8).

Namun demikian, Taufiqulhadi menyebut, meskipun wacana itu adalah hal yang baik, dia belum bisa memutuskan untuk menerima wacana tersebut.


"Ini bukan menerima Ganjar-Anies, tidak ada persoalan menerima atau tidak, tapi saya mengatakan itu wacana bagus dalam konteks bangsa Indonesia. Jadi boleh saja orang berbicara seperti itu, kan enggak ada konteks negatif," tuturnya.

Taufiqulhadi menegaskan, sejauh ini KPP yang terdiri dari Nasdem, PKS, dan Demokrat belum membicarakan wacana duet Ganjar-Anies. Sampai saat ini, KPP masih mengusung Anies sebagai bakal calon presiden (Bacapres).

"Dalam koalisi, hingga sejauh ini sepakat semuanya, bahwa kami akan mendorong Anies menjadi presiden," ujarnya.

Lebih lanjut, Taufiqulhadi mengatakan, sejauh ini pihaknya belum ada wacana mengusung Ganjar sebagai Presiden dan Anies sebagai Wakil Presiden. Wacana tersebut hanya wacana dari luar partai anggota KPP.

"Koalisi belum ada pembicaraan lebih dari itu (usung Ganjar jadi Capres dan Anies jadi Wapres), hingga kemudian, nanti ada dinamika lain, kita belum tahu. Hingga sekarang belum ada ke arah sana, dan belum ada di kalangan Nasdem yang sudah mengarahkan lebih teknis itu," ungkap Taufiqulhadi.

Saat disinggung Anies disandingkan dengan Prabowo, Taufiqulhadi mengatakan hal tersebut sudah masuk ke ranah pihak lain. Sementara jika disandingkan dengan Ganjar hal tersebut terlontar dari internal partai PDIP.

"Kalau Ganjar ya memang orang PDIP sendiri yang menyandingkan, kan bagus, kalau Prabowo kan tidak (tidak disanding)," tandasnya.

Sebelumnya, harapan Ganjar dan Anies bersatu pada Pilpres 2024 disampaikan Ketua DPP PDIP, Said Abdullah.

"Bagi kami, Anies Baswedan bukan kompetitor yang patut diremehkan," ujarnya .

Menurut Said, Anies dan Ganjar adalah sosok calon pemimpin yang cerdas. Keduanya sama sama dalam satu almamater, kampus terhebat di Indonesia, yakni Universitas Gadjah Mada.

"Apalagi jika keduanya bisa bergabung menjadi satu kekuatan, tentu akan makin bagus buat masa depan kepemimpinan nasional kita ke depan, sama sama masih muda, cerdas, dan enerjik," kata Said kepada wartawan, Senin (21/8).

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

UPDATE

Bahaya Tersembunyi Kerikil di Ban Mobil dan Cara Mengatasinya

Sabtu, 14 Maret 2026 | 10:15

PKS: Pemerintah harus Segera Tetapkan Aturan Pembatasan BBM Bersubsidi

Sabtu, 14 Maret 2026 | 10:14

Mengupas Bahaya Air Keras Menyusul Kasus Penyerangan Aktivis KontraS di Jakarta

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:52

Kemenhaj Tegaskan Komitmen Haji Inklusif bagi Lansia dan Disabilitas

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:47

Qatar Kutuk Serangan Brutal Israel di Lebanon

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:23

Harga Minyak Brent Tembus 103 Dolar AS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:10

AS Kirim Ribuan Marinir ke Timur Tengah, Iran Terancam Invasi Darat

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:41

Wall Street Rontok Menatap Kemungkinan Inflasi Global

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:23

Transformasi Kinerja BUKA: Dari Rugi Menjadi Laba Rp3,14 Triliun di 2025

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:08

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Selengkapnya