Berita

Jet tempur F-16/Net

Dunia

AS Latih Pilot Ukraina Operasikan Jet Tempur F-16 Mulai Oktober

JUMAT, 25 AGUSTUS 2023 | 13:06 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Pentagon akan melatih pilot Ukraina untuk mengoperasikan jet tempur F-16 di wilayah Amerika Serikat (AS) mulai Oktober mendatang.

Hal tersebut diumumkan jurubicara Pentagon, Brigadir Jenderal Pat Ryder pada Kamis (24/8). Ia mengatakan pelatihan itu akan melibatkan beberapa pilot dan puluhan staf darat Ukraina.

"Pelatihan penerbangan akan dilaksanakan di Pangkalan Garda Nasional Udara Morris di Tucson, Arizona," kata Ryder.


Namun, sebelum menerima pelatihan, pilot Ukraina akan menjalani pelatihan bahasa Inggris lebih dulu di Pangkalan Angkatan Udara Lackland di San Antonio, Texas, mengingat pentingnya kemampuan berbahasa Inggris yang kompleks dan khusus untuk mengoperasikan pesawat tempur itu.

Seperti dikutip VOA News pada Jumat (25/8), pelatihan pilot baru F-16 di AS akan membutuhkan waktu sekitar delapan bulan, tetapi pilot berpengalaman disebut dapat menyelesaikan program ini dalam waktu sekitar lima bulan.

Dalam pelatihan itu, mereka nantinya akan diberi materi yang mencakup latihan sentrifugal untuk memahami cara mengatasi gaya gravitasi, manuver dasar pesawat tempur, serta penggunaan senjata.

Langkah ini merupakan bagian dari upaya bersama antara Washington dan Eropa untuk menyediakan jet tempur canggih kepada Ukraina guna memperkuat pertahanan jangka panjang negara tersebut.

Sejak lama, Ukraina telah meminta bantuan untuk mendapatkan jet tempur canggih tersebut, guna menjaga kota-kota mereka dari ancaman pasukan Rusia. Norwegia, Denmark, dan Belanda baru-baru ini juga telah mengumumkan niat mereka untuk menyediakan F-16 kepada Ukraina.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sekolah Rakyat dan Investasi Penghapusan Kemiskinan Ekstrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:03

Agenda Danantara Berpotensi Bawa Indonesia Menuju Sentralisme

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:45

JMSI Siap Perkuat Peran Media Daerah Garap Potensi Ekonomi Biru

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:34

PP Himmah Temui Menhut: Para Mafia Hutan Harus Ditindak Tegas!

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:29

Rezim Perdagangan dan Industri Perlu Dirombak

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:15

GMPG Pertanyakan Penanganan Hukum Kasus Pesta Rakyat Garut

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:02

Roy Suryo Ogah Ikuti Langkah Eggi dan Damai Temui Jokowi

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:00

GMNI: Bencana adalah Hasil dari Pilihan Kebijakan

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:42

Pakar Hukum: Korupsi Merusak Demokrasi Hingga Hak Asasi Masyarakat

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:28

DPR Setujui Anggaran 2026 Komnas HAM Rp112 miliar

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:26

Selengkapnya