Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

AS Dakwa 371 Orang Terkait Penipuan Dana Covid-19

KAMIS, 24 AGUSTUS 2023 | 15:56 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Departemen Kehakiman (DOJ) Amerika Serikat dikabarkan telah mendakwa 371 individu  yang diduga terlibat atas kasus penipuan terhadap dana Covid-19 dengan total nilai lebih dari ratusan juta dolar di negaranya.

Dalam pernyataan yang dikeluarkan pada Rabu (23/8), departemen tersebut menyebut bahwa ratusan individu itu telah melakukan penipuan dana Covid-19 sebesar 836 juta dolar  atau sekitar Rp 12 triliun.

Berdasarkan laporan yang dikutip dari Anadolu Agency, Kamis (24/8), kasus tersebut telah menambah jumlah individu yang didakwa dan total penyitaan dana bantuan Covid-19 yang diperoleh secara ilegal mencapai hingga 1,4 miliar dolar (Rp 21 triliun).


“Departemen Kehakiman kini telah menyita lebih dari 1,4 miliar dolar dana bantuan Covid-19 yang telah dicuri oleh para penjahat dan menuntut lebih dari 3.000 terdakwa yang melakukan kejahatan di distrik federal di seluruh negeri,” kata Jaksa Agung Merrick B. Garland dalam sebuah pernyataan.

Operasi penegakan hukum ini juga melibatkan investigasi terhadap berbagai skema penipuan, termasuk penipuan asuransi tunjangan pengangguran dan penipuan terhadap program bantuan Covid-19 Administrasi Bisnis Kecil, seperti Perlindungan Gaji dan Pinjaman Bencana Cedera Ekonomi.

Dua tim tugas baru yang fokus pada penanggulangan penipuan terkait Covid-19 mengklaim bahwa kini telah terjadi 718 tindakan penegakan hukum terkait penipuan, yang meliputi tuntutan pidana dan perdata, pengakuan bersalah, hukuman, serta penyitaan harta.

Sebanyak 119 dari para terdakwa telah mengakui kesalahannya atau menerima hukuman.

"Tindakan tersebut mengirim pesan jelas yang harus disampaikan bahwa meskipun darurat kesehatan masyarakat terkait Covid-19 telah berakhir, namun usaha Departemen Kehakiman untuk mengungkap dan menghukum mereka yang melakukan pencurian terhadap dana bantuan pandemi masih terus berlanjut," tambah jaksa Garland.

Saat ini, menurut pernyataan Gedung Putih, penyelidikan dan penegakan hukum kepada individu yang bersalah masih terus digencarkan dengan mengerahkan gugus tugas, seperti arahan dari Presiden Joe Biden

"Seperti yang telah disampaikan Presiden mengenai mereka yang telah mengeksploitasi masyarakat Amerika selama pandemi ini. Tidak ada tempat untuk bersembunyi," ungkap jurubicara Gedung Putih Karine Jean Pierre dalam sebuah pernyataan.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Deteksi Dini, Lapas Cianjur Periksa Kesehatan Warga Binaan dan Pegawai

Jumat, 25 September 2026 | 20:20

Tahu Manuver Pelindo, Kejagung Serahkan Eksekusi Silfester Matutina ke Kejari Jaksel

Jumat, 25 September 2026 | 20:16

Antam Serap 9 Ton Emas Freeport hingga Agustus 2026

Jumat, 25 September 2026 | 19:43

160 Ribu Orang Ikut Rekrutmen BI, Lulusan Teknologi Masih Minim

Jumat, 25 September 2026 | 19:36

Ratusan Hotel di Bandung Dijual, Pemerintah Jangan Tutup Mata!

Jumat, 25 September 2026 | 19:09

Kata IPW, Ombudsman Melampaui Kewenangan Saat Sidak Lapas Cibinong

Jumat, 25 September 2026 | 19:08

Xiaomi 18 Fold Smartphone Lipat Canggih Bertenaga Kamera Leica

Jumat, 25 September 2026 | 18:41

Bogasari Dorong UMKM Surabaya Naik Kelas

Jumat, 25 September 2026 | 18:37

KPU Harus Terang Benderang Jelaskan Verifikasi Syarat Pendidikan Gibran

Jumat, 25 September 2026 | 18:28

DPR Segera Panggil Ombudsman dan Ditjenpas soal Sidak Lapas Cibinong

Jumat, 25 September 2026 | 18:18

Selengkapnya